880.000 Orang di Cina Dievakuasi Karena Topan Super Saola

Angin kencang, gelombang badai dan hujan deras yang dibawa Topan Super Saola telah memengaruhi Hong Kong, pada Jumat (1/9). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Sebanyak 880.000 orang dievakuasi saat Topan Super (Super Typhoon) Saola mendekati pesisir Cina.

Melansir Xinhua lebih dari 100.000 penduduk lokal di Provinsi Fujian di Cina timur dan lebih dari 780.000 di Guangdong Cina selatan telah dievakuasi.

Sejak Kamis (31/8) pukul 06.00 hingga Jumat (1/9) pukul 06.00, 92 kota di 18 wilayah setingkat kabupaten di Fujian masing-masing melaporkan akumulasi curah hujan lebih dari 50 mm, di antaranya 17 kota mengalami tingkat curah hujan melebihi 100 mm.

Curah hujan maksimum tercatat di Kotapraja Yongning Kota Shishi hingga 150,7 mm. Kotapraja Jinshang di kota ini mengalami curah hujan maksimum per jam sebesar 81,8 mm.

Biro hidrografi provinsi Guangdong memperkirakan bahwa mulai Jumat hingga Minggu, muara Sungai Pearl dan beberapa stasiun pengukur pasang surut di sebelah timurnya kemungkinan akan melihat air melebihi tingkat peringatan.

Sementara itu, ada kemungkinan beberapa sungai di wilayah tengah dan selatan Guangdong akan mengalami banjir akibat curah hujan deras yang disebabkan oleh topan tersebut, tambah biro tersebut. Kemungkinan terjadinya aliran deras pegunungan di daerah yang terkena dampak juga tinggi.

Pada hari Jumat, sekolah dasar, sekolah menengah dan taman kanak-kanak di 13 kota Guangdong telah diminta untuk menunda awal semester baru hingga 4 September karena mendekatnya topan super Saola.

Di seluruh Provinsi Guangdong, lebih dari 4.100 kereta berhenti sejak jam 4 sore. Kamis dan 67 jalur lalu lintas penumpang jalur air telah menghentikan layanannya mulai pukul 22.00. Kamis.

Pada hari Kamis, Bandara Internasional Jieyang Chaoshan membatalkan 60 penerbangan, sementara bandara lain di Guangdong, Bandara Huizhou Pingtan, berencana membatalkan 21 penerbangan pada hari Jumat.

Hampir 85.000 kapal perikanan di Guangdong telah kembali ke pelabuhannya, dan 82 resor pantai ditutup sementara.

Sebelumnya, pada hari Kamis, hampir 3.880 kapal nelayan telah kembali ke pelabuhan untuk berlindung di Fujian, dan lebih dari 25.000 orang di dalamnya telah mendarat.

Lebih dari 27.000 pekerja di sektor budidaya perairan pesisir provinsi tersebut telah dievakuasi ke pantai, kata kantor pusat pengendalian banjir dan bantuan kekeringan provinsi tersebut.

Setelah wilayah Hong Kong porak-poranda, Topan Super Saola melintasi Makau, Sabtu (2/9).

Saola diperkirakan akan mendarat di pesisir Sanzao dan Nanshui. Jalur lintasan yang ditampilkan layanan satelit Zoom.earth menempatkan topan ini diperkirakan akan mendarat di wilayah pesisir tersebut.

Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Saola terletak 30 km tenggara Hong Kong, dan telah bergerak ke barat dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot). Selanjutnya, Saola akan melewati 22 km selatan Hong Kong.

Dalam beberapa hari ke depan, JTWC memperkirakan Saola akan berputar berlawanan arah jarum jam di atas Hainan. Kemudian bergerak ke timur laut kembali ke Laut Cina Selatan.

Kemungkinan lainnya, Saola akan menghilang sebelum 5 hari ke depan.

Topan Saola saat ini membawa gelombang dengan tinggi signifikan maksimum 14,6 meter (48 feet).

Menurut Observatorium Hong Kong Topan Super Saola mendekat ke pantai Guangdong Jumat dan bergerak melintasi sekitar Muara Sungai Mutiara pada malam hari.

Di wilayah Hong Kong, cuaca berawan dan sesekali turun hujan lebat. Angin menguat secara bertahap dan hujan menjadi lebih sering.

Sumber: Xinhua (English.news.cn), Zoom.earth/JTWC, dan Hong Kong Observatory

Exit mobile version