Sabtu, Februari 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada Miliaran Komet Mengelilingi Matahari, Baru 3743 yang Sudah Diketahui

redaksi
9 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Peristiwa Langka, Komet Neowise Dekati Bumi

Komet Neowise. FOTO: LAPAN

Darilaut – Hingga saat ini tercatat sebanyak 3.743 jumlah komet yang sudah diketahui. Padahal, kemungkinan ada miliaran komet yang mengorbit Matahari.

Komet adalah sisa-sisa pembentukan tata surya yang terdiri dari debu, batu dan es. Ukuran komet berkisar beberapa mil hingga puluhan mil lebarnya.

Tetapi, seperti ditulis Solarsystem.nasa.gov, saat mengorbit lebih dekat ke Matahari, komet akan memanas dan memuntahkan gas dan debu bercahaya.

Komet adalah bola salju kosmik dari gas beku, batu, dan debu yang mengorbit Matahari. Saat dibekukan, komet seukuran kota kecil.

Ketika orbit komet membawanya dekat dengan Matahari, akan memanas dan memuntahkan debu dan gas bercahaya raksasa yang lebih besar dari kebanyakan planet.

Debu dan gas membentuk ekor yang membentang dari Matahari sejauh jutaan mil. Kemungkinan ada miliaran komet yang mengorbit Matahari kita di Sabuk Kuiper dan bahkan Awan Oort yang lebih jauh.

Komet mengorbit Matahari seperti halnya planet dan asteroid. Komet biasanya memiliki orbit yang sangat panjang.

Saat komet semakin dekat ke Matahari, sebagian es mulai mencair dan mendidih, bersama dengan partikel debu. Partikel dan gas ini membuat awan di sekitar nukleus, yang disebut koma.

Koma diterangi oleh Matahari. Sinar matahari juga mendorong material ini ke dalam ekor komet yang indah dan terang benderang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KometKomet HalleyLAPANNASA
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Perikanan Terbakar di Cilacap, 547 Orang Awak Terdampak

Next Post

Asani, Badai Siklon Sangat Parah di Teluk Benggala

Postingan Terkait

Siklon Tropis Gezani Menewaskan 40 Orang di Madagaskar, Saat Ini Terletak di Dekat Pantai Mozambik

Siklon Tropis Gezani Menewaskan 40 Orang di Madagaskar, Saat Ini Terletak di Dekat Pantai Mozambik

13 Februari 2026
Penyumbang Ekspor Terbesar Provinsi Gorontalo Pelet Kayu, Bukan Jagung dan Ikan

Penyumbang Ekspor Terbesar Provinsi Gorontalo Pelet Kayu, Bukan Jagung dan Ikan

13 Februari 2026

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pesisir Selatan Mozambik

Tahun 2025 Ekspor Pelet Kayu Asal Provinsi Gorontalo Meningkat Menjadi 313,9 Ribu Ton

Indonesia Masih Puncak Musim Hujan, Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif

La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Hujan Masih Mendominasi Kondisi Cuaca Indonesia Hari Ini Hingga 19 Februari

Siklon Tropis Gezani Memulai Reorganisasi, Makin Menguat di Mozambique Channel

Next Post
Badai Siklon Terbentuk di Teluk Benggala

Asani, Badai Siklon Sangat Parah di Teluk Benggala

Komentar tentang post

TERBARU

Siklon Tropis Gezani Menewaskan 40 Orang di Madagaskar, Saat Ini Terletak di Dekat Pantai Mozambik

Penyumbang Ekspor Terbesar Provinsi Gorontalo Pelet Kayu, Bukan Jagung dan Ikan

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pesisir Selatan Mozambik

Tahun 2025 Ekspor Pelet Kayu Asal Provinsi Gorontalo Meningkat Menjadi 313,9 Ribu Ton

Indonesia Masih Puncak Musim Hujan, Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif

La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Susulan Masih Terjadi, Sejumlah Bangunan di Pohuwato Mengalami Kerusakan

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Lan Mendekati Prefektur Wakayama dan Osaka

Pemungutan Suara Ulang, Ratusan Pemilih Mendatangi TPS 02 Desa Tuladenggi Kabupaten Gorontalo

Mewaspadai Kasus Cacar Monyet

Wahyu Dhyatmika Lantik AMSI Wilayah Tanah Papua

Bibit Siklon Tropis 92S Saat Ini Bergerak di Selatan Jawa Timur

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.