Rabu, Juli 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada Miliaran Komet Mengelilingi Matahari, Baru 3743 yang Sudah Diketahui

redaksi
9 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Peristiwa Langka, Komet Neowise Dekati Bumi

Komet Neowise. FOTO: LAPAN

Darilaut – Hingga saat ini tercatat sebanyak 3.743 jumlah komet yang sudah diketahui. Padahal, kemungkinan ada miliaran komet yang mengorbit Matahari.

Komet adalah sisa-sisa pembentukan tata surya yang terdiri dari debu, batu dan es. Ukuran komet berkisar beberapa mil hingga puluhan mil lebarnya.

Tetapi, seperti ditulis Solarsystem.nasa.gov, saat mengorbit lebih dekat ke Matahari, komet akan memanas dan memuntahkan gas dan debu bercahaya.

Komet adalah bola salju kosmik dari gas beku, batu, dan debu yang mengorbit Matahari. Saat dibekukan, komet seukuran kota kecil.

Ketika orbit komet membawanya dekat dengan Matahari, akan memanas dan memuntahkan debu dan gas bercahaya raksasa yang lebih besar dari kebanyakan planet.

Debu dan gas membentuk ekor yang membentang dari Matahari sejauh jutaan mil. Kemungkinan ada miliaran komet yang mengorbit Matahari kita di Sabuk Kuiper dan bahkan Awan Oort yang lebih jauh.

Komet mengorbit Matahari seperti halnya planet dan asteroid. Komet biasanya memiliki orbit yang sangat panjang.

Saat komet semakin dekat ke Matahari, sebagian es mulai mencair dan mendidih, bersama dengan partikel debu. Partikel dan gas ini membuat awan di sekitar nukleus, yang disebut koma.

Koma diterangi oleh Matahari. Sinar matahari juga mendorong material ini ke dalam ekor komet yang indah dan terang benderang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KometKomet HalleyLAPANNASA
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kapal Perikanan Terbakar di Cilacap, 547 Orang Awak Terdampak

Next Post

Asani, Badai Siklon Sangat Parah di Teluk Benggala

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

22 Juli 2026
Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

22 Juli 2026

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Next Post
Badai Siklon Terbentuk di Teluk Benggala

Asani, Badai Siklon Sangat Parah di Teluk Benggala

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

2018, Produksi Perikanan Tangkap 7.2 Juta Ton

Dukungan Informasi Iklim dan Cuaca BMKG Sangat Penting Dalam Transportasi

Menteri Susi Soroti Aksesori Karapaks Penyu di Berau

Pengiriman Logistik di Bolaang Mongondow Selatan dengan Pesawat dan Helikopter

Bibit Siklon Tropis 96W Bergerak di Utara Timur Laut Talaud

Hari Nusantara, Dipusatkan di Banggai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.