Sabtu, Juli 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

redaksi
3 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

El Nino mengubah pola curah hujan di berbagai bagian dunia. GAMBAR: WMO

Darilaut – Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Celeste Saulo mengatakan kita perlu bersiap untuk potensi peristiwa El Niño yang kuat – yang akan memperburuk kekeringan dan curah hujan lebat, serta meningkatkan risiko gelombang panas baik di darat maupun di laut.

El Niño terbaru, pada tahun 2023-2024, adalah salah satu dari lima El Niño terkuat yang pernah tercatat dan berperan dalam rekor suhu global yang kita lihat pada tahun 2024.

Menurut Celeste Saulo komunitas WMO akan memantau kondisi dengan cermat dalam beberapa bulan mendatang untuk memberikan informasi bagi pengambilan keputusan oleh pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan sektor-sektor yang peka terhadap iklim.

”Prakiraan musiman dan peringatan dini sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi dampak pada perekonomian dan komunitas kita,” kata Celeste Saulo mengutip siaran pers WMO, Selasa (2/6).

WMO telah mengeluarkan Pembaruan Iklim Musiman Global yang melengkapi laporan tersebut – yang memperhitungkan faktor-faktor pendorong iklim lainnya, sehingga memungkinkan prakiraan regional yang lebih akurat.

Pemantauan

El Niño dan La Niña adalah fase berlawanan dari El Niño–Southern Oscillation (ENSO), salah satu pola iklim alami terkuat di Bumi.

El Niño ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Pasifik Khatulistiwa bagian tengah dan timur. Biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dan berlangsung sekitar sembilan hingga dua belas bulan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Curah HujanEl Niño 2026KekeringanProf. Celeste SauloWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bersiaplah untuk Menghadapi El Niño

Next Post

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Postingan Terkait

BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

18 Juli 2026
Pasifik Khatulistiwa Mencerminkan Jejak Terstruktur Peristiwa El Niño

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

18 Juli 2026

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Cina Pelopori Pembentukan WAICO, Organisasi AI Antarpemerintah Pertama di Dunia

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Next Post
Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

TERBARU

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Cina Pelopori Pembentukan WAICO, Organisasi AI Antarpemerintah Pertama di Dunia

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia dan Jepang Kerja Sama Konservasi Karbon Biru

Tekanan Terhadap Sumberdaya Air Tawar Meningkat

Ruang Publik Digital Didominasi Buzzer, Suara Akademisi “Hilang” di Balik Jurnal Ilmiah

Babirusa, Babi Seperti Rusa Atau Sebaliknya

Waspada Peningkatan Hujan di Masa Peralihan Musim di Indonesia

Nelayan Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia di Pulau Condong Barat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.