Rabu, Agustus 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Alat Ini Dapat Deteksi Gempa 3 Hari Sebelum Terjadi

redaksi
28 September 2020
Kategori : Berita
0
Alat Ini Dapat Deteksi Gempa 3 Hari Sebelum Terjadi

Rumah yang rusak karena gempa dan likuefaksi di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) sedang mengembangkan alat yang mampu mendeteksi dan memberikan peringatan gempa bumi yang akan terjadi 1-3 hari.

Hasil ini beradasarkan pengamatan yang kemudian dikembangkan, dan dirumuskan dalam suatu algoritma prediksi sistem peringatan dini gempa bumi.

Ketua tim riset Laboratorium Sistem Sensor dan Telekontrol Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM, Prof Sunarno, Ph.D, Minggu (27/9) mengatakan, dari EWS gempa alogaritma yang dikembangkan bisa mengetahui 1 sampai 3 hari sebelum gempa. Jika gempa besar di atas magnitudo (M) 6, sekitar 2 minggu sebelumnya alat ini sudah mulai memberikan peringatan.

Menurut Sunarno, sistem peringatan dini gempa yang dikembangkan bersama tim, bekerja berdasarkan perbedaan konsentrasi gas radon dan level air tanah yang merupakan anomali alam sebelum terjadinya gempa bumi.

Apabila akan terjadi gempa di lempengan, akan muncul fenomena paparan gas radon alam dari tanah meningkat secara signifikan. Demikian juga permukaan air tanah naik turun secara signifikan.

“Dua informasi ini dideteksi oleh alat EWS dan akan segera mengirim informasi ke handphone saya dan tim. Selama ini informasi sudah bisa didapat 2 atau 3 hari sebelum terjadi gempa di antara Aceh hingga NTT,” kata Sunarno, seperti dikutip dari Ugm.ac.id.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: GempaSistem Peringatan DiniUGM
Bagikan15Tweet1KirimKirim
Previous Post

2 Tahun Tsunami Teluk Palu

Next Post

11 Warga Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Tarakan

Postingan Terkait

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

26 Agustus 2026
Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

26 Agustus 2026

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Titik Panas di Kaltim Lebih Dari 13 Ribu, Sebaran Asap Melewati Kalimantan Utara dan Sabah Malaysia

Typhoon Saudel Set to Strike Okinawa and Amami, Japan

Topan Saudel Akan Menghantam Okinawa dan Amami Jepang

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

Next Post
11 Warga Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Tarakan

11 Warga Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Tarakan

Komentar tentang post

TERBARU

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Titik Panas di Kaltim Lebih Dari 13 Ribu, Sebaran Asap Melewati Kalimantan Utara dan Sabah Malaysia

Typhoon Saudel Set to Strike Okinawa and Amami, Japan

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit 96P di Laut Arafura Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Banjir di China Menewaskan 25 Orang, 100 Ribu Dievakuasi

Mendefinisikan Ekonomi Kelautan Indonesia

Menghitung Stok Karbon Padang Lamun Melalui Aplikasi CISE

Badai Petir Terlihat dari Jendela Pesawat

Ini Pedoman Penanganan Covid-19

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.