Produksi barang ekonomi kreatif di pedesaan berpotensi memberikan pendapatan tambahan bagi komunitas dan tingkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan wisata seperti Desa Botubarani.
Adapun lokakarya daur ulang limbah plastik didukung oleh Recycling Village, jenama (merek) lokal yang memproduksi barang fesyen berkelanjutan dari daur ulang limbah plastik. Recycling Village memfasilitasi perempuan di Desa Botubarani untuk membuat aneka aksesoris seperti tas, dompet, card holder, dan lain-lain, dari hasil daur ulang plastik. Tidak hanya itu, Recycling Village juga memastikan kualitas produk bermutu tinggi agar memiliki nilai jual yang bagus.
Peresmian Desa Berdaya Amartha di desa Botubarani diselenggarakan bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-79. Selain melaksanakan edukasi literasi digital dan lokakarya daur ulang limbah plastik, Amartha juga melakukan perbaikan fasilitas umum seperti warung kelontong, fasilitas wisata, perahu nelayan, hingga mural tematik.
Desa Botubarani telah menerima pengakuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI melalui penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Chief Risk and Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto, mengatakan, Amartha mengamati potensi ekonomi akar rumput di wilayah pesisir dapat berkembang dengan adanya intervensi teknologi dan peningkatan literasi.




