Apa Saja Pengaruh Kebijakan Regional pada Perlindungan Laut

Kapal Torrey Canyon tenggelam di lepas pantai Inggris Raya pada tahun 1967 menggembleng upaya untuk mencegah tumpahan minyak. Foto: PA/ Reuters Connect/UNEP.ORG

Darilaut – Konvensi dan kebijakan regional memberikan pengaruh pada perlindungan laut. Beberapa dampak tersebut seperti mengatasi pencemaran laut, perlindungan keanekaragaman hayati dan berbagi pengetahuan ilmiah.

Berikut ini dampak tersebut sebagaimana yang disebutkan dalam laporan terbaru Program Lingkungan PBB (UNEP):

• 21 perjanjian yang mengikat secara hukum terkait dengan pencemaran laut telah diadopsi. Misalnya, meningkatkan kesiapsiagaan untuk memerangi insiden dan tumpahan polusi minyak di Laut Kaspia. Program Lingkungan Caspian Sea and the South Asia Cooperative Environment Programme (SACEP) telah berhasil mengurangi dampak tabrakan kapal tanker minyak di luar Pelabuhan Kamarajar, India, pada 2017.

Konvensi Barcelona 2013 untuk Mediterania secara dramatis meningkatkan pengelolaan sampah laut di sepuluh negara Mediterania. Hal ini berkontribusi pada pengurangan 39% sampah laut dan sampah makro dasar laut dari 2016 hingga 2019.

Di Pasifik, Program Lingkungan Regional Pasifik (SPREP). Di tempat lain, Laut Regional telah menjadi bagian integral dari pengembangan sistem peringatan dini, pengurangan nutrisi, dan penerapan prinsip Pencemar Membayar.

• Laut Regional memainkan peran penting dalam menciptakan Kawasan Konservasi Laut di seluruh dunia. Seperti Green Fins Initiative di kawasan Laut Asia Timur, Karibia, Laut Merah, dan Pasifik yang menyatukan lebih dari 600 perusahaan pariwisata bahari di sebelas negara.

Studi menunjukkan operator selam memiliki kontak terumbu yang jauh lebih rendah dengan menghindari kerusakan terumbu.

Komisi untuk Konservasi Sumber Daya Kehidupan Laut Antartika (CCAMLR) telah memperkenalkan persyaratan hukum untuk inspeksi pelabuhan untuk mencegah ikan yang didaratkan secara ilegal memasuki perdagangan.

Pemetaan hotspot penangkapan dan perdagangan serta penilaian ancaman telah dilakukan bersama di Afrika Barat berkat Konvensi Abidjan dan di Samudra Selatan, aktivitas Illegal, Unreported and Unregulated telah menurun dari sekitar 33.000 menjadi di bawah 1000 ton dalam waktu kurang dari satu dekade.

• Laut Regional berkontribusi untuk memantau dampak perubahan iklim di lautan, menetapkan dasar di mana pendekatan berbasis Ekosistem di masa depan dapat dibangun. Kemudia meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah untuk peristiwa El Nino melalui prakiraan risiko tahunan, memperluas sistem regional untuk memahami dan memantau pengasaman laut.

Laporan UNEP menyerukan para pembuat keputusan, kebijakan, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kolaborasi di semua Laut Regional.

Termasuk membangun koordinasi formal dengan jenis organisasi lain (seperti Organisasi Manajemen Perikanan Regional, UNESCO dan Organisasi Maritim Internasional).

Meningkatkan kesadaran melalui kampanye tentang nilai lingkungan alam yang sehat untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan dan kesejahteraan manusia.

Hal ini diakhiri dengan seruan kepada para donor, sektor swasta, dan LSM untuk mengenali dan memprioritaskan Laut Regional sebagai solusi untuk beberapa risiko utama yang dihadapi lautan kita.

Exit mobile version