Situs yang dikelola Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan – Kementerian Kehutanan juga menyediakan data karhutla tahun ke tahun. Di Provinsi Sulawesi Selatan, luas karhutla tahun 2018 (1.741,27 ha); 2019 (15.697,00 ha); 2020 (1.902,00 ha); 2021 (916,00 ha); 2022 (997,00 ha); 2023 (6.489,26 ha); 2024 (3.522,91 ha); dan 2025 (3.539,24 ha).
Berikut ini peristiwa kebakaran hutan di berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan laporan yang tercatat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Agustus
Karhutla di Kabupaten Enrekang, pada Senin 31 Agustus, dengan luasan lahan terbakar sekitar tiga hektare. Lokasi berada di Desa Tanete, Kecamatan Anggeraja. Kondisi vegetasi berupa semak dan ilalang kering turut mempercepat penyebaran api
Kebakaran lahan terjadi di tiga wilayah di Kabupaten Pinrang, antara lain, Kelurahan Tellumpanua dan Watang Suppa di Kecamatan Suppa serta Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua pada Sabtu 29 Agustus. Total luas lahan terbakar mencapai sekira 37 hektare, dengan rincian 2 hektar di Kelurahan Tellumpanua, 5 hektar di Kelurahan Watang Suppa, dan 30 hektar di Desa Katomporang.
Di Kabupaten Sidenreng Rappang, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Madenra, Kecamatan Kulo, mengakibatkan sekitar 6 hektare lahan terdampak.




