Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi Tenggara berdasarkan laporan yang tercatat di BNPB, terjadi di Kabupaten Bombana pada Minggu 30 Agustus. Titik api berada di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara.
Karhutla terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, pada Kamis 6 Agustus, dengan luasan sekitar 6 hektare. Titik api diketahui berada di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta.
SULAWESI TENGAH
Dalam situs SiPongi yang menyajikan informasi hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Provinsi Sulawesi Tengah, data yang telah diinput hingga Juni 2026 dengan luas areal yang terbakar 3.138,10 hektare.
Situs yang dikelola Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan – Kementerian Kehutanan juga menyediakan data karhutla tahun ke tahun. Di Provinsi Sulawesi Tengah, luas karhutla tahun 2018 (4.147,28 ha); 2019 (11.551,00 ha); 2020 (2.555,00 ha); 2021 (3.133,00 ha); 2022 (3.704,00 ha); 2023 (10.844,28 ha); 2024 (4.920,70 ha); dan 2025 (4.578,34 ha).
Peristiwa kebakaran hutan di Provinsi Sulawesi Tengah berdasarkan laporan yang tercatat di BNPB.
Agustus
Karhutla teridentifikasi di Kabupaten Toli-Toli, pada Selasa 25 Agustus, di Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, dan Desa Kongkomas, Kecamatan Basidondo. Luas lahan terbakar 2,86 hektare.




