Di Kabupaten Luwu Timur, kebakaran lahan seluas sekitar 2,81 hektare di Dusun Kurui Desa Wewangriu Kecamatan Malili.
Kejadian karhutla di Kabupaten Tana Toraja, pada Rabu 29 Juli. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi berada di Kelurahan Rante Kalua di Kecamatan Mengkendek, Kelurahan Mendetek di Kecamatan Makale Utara dan sebagian wilayah di Kecamatan Makale.
Di Kabupaten Pinrang, kebakaran lahan terjadi pada Minggu 26 Juli, di Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu. Luas lahan terbakar diperkirakan seluas satu hektare.
Kebakaran hutan dan lahan dilaporkan terjadi di Desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, pada Minggu 19 Juli. Kebakaran terjadi di belakang Pertamina Ussu menghanguskan lahan seluas kurang lebih 1 hektare.
Di Kabupaten Enrekang, kebakaran lahan menghanguskan area seluas dua hektar pada Senin 6 Juli.
Maret
Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Luwu Timur, pada Kamis 5 Maret. Luas lahan yang terbakar lima hektar.
SULAWESI TENGGARA
Dalam situs SiPongi yang menyajikan informasi hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Provinsi Sulawesi Tenggara, data yang telah diinput hingga Juni 2026 dengan luas areal yang terbakar 2.735,48 hektare.
Situs yang dikelola Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan – Kementerian Kehutanan juga menyediakan data karhutla tahun ke tahun. Di Provinsi Sulawesi Tenggara, luas karhutla tahun 2018 (8.594,67 ha); 2019 (16.929,00 ha); 2020 (3.206,00 ha); 2021 (2.124,00 ha); 2022 (3.098,00 ha); 2023 (18.736,47 ha); 2024 (1.629,74 ha); dan 2025 (7.051,24 ha).




