Hasil kondensasi selanjutnya ditampung dan dipisahkan untuk memperoleh minyak atsiri. Minyak yang diperoleh kemudian diformulasikan menggunakan minyak pembawa seperti virgin coconut oil dengan memperhatikan formulasi yang sesuai untuk penggunaan pada kulit.
Setelah proses formulasi selesai, produk dimasukkan ke dalam botol roll-on berukuran 10 ml sehingga lebih praktis, higienis, dan mudah digunakan.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para ibu hamil aktif mengikuti demonstrasi dan berdiskusi mengenai kecemasan selama kehamilan, persiapan menghadapi persalinan, serta berbagai cara sederhana untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menenangkan.
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan program, mahasiswa KKN-PK UNG juga menyiapkan sejumlah media edukasi berupa modul, leaflet, standar operasional prosedur (SOP), serta lembar monitoring yang dapat dimanfaatkan oleh mitra dalam kegiatan edukasi berikutnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG berharap ibu hamil di Desa Tolotio memiliki pengetahuan dan keterampilan tambahan dalam mengelola ketidaknyamanan dan kecemasan menjelang persalinan.
Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif, khususnya dalam meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan.




