Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kapal MV Nur Allya Tenggelam di Kedalamam 843 Meter

redaksi
6 Oktober 2019
Kategori : Berita
0
Kapal MV Nur Allya Tenggelam di Kedalamam 843 Meter

Doa bersama keluarga korban kapal tenggelam MV Nur Allya di Laut Halmahera, Jumat (4/10). FOTO: BASARNAS

Jakarta – Kapal MV Nur Allya yang hilang kontak sejak 21 Agustus 2019 tenggelam di perairan sekitar Desa Fluk, Laut Halmahera. MV Nur Allya tenggelam di kedalamam 843 meter di bawah permukaan laut.

Proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan telah dilakukan sejak 23 Agustus hingga 9 September. Meski sempat ditutup, monitoring terus dilakukan hingga 26 September.

Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kemudian membuka kembali operasi SAR gabungan. Data-data dikumpulkan dikumpulkan tim SAR gabungan sejak 27 September hingga 1 Oktober.

Kepala Kantor Basarnas Ternate yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) Muhamad Arafah mengatakan, kapal MV Nur Allya tenggelam di lokasi sekitar Desa Fluk.

“Berdasarkan data-data yang ditemukan tim SAR gabungan sejak 27 September hingga 1 Oktober dengan menggunakan alat ping locator dan magnetometer milik KNKT, serta penemuan-penemuan bagian kapal di beberapa lokasi berbeda pada operasi SAR sebelumnya, maka saya selaku SMC menyampaikan bahwa MV Nur Allya tenggelam,” kata Arafah, sebelum dilakukan doa bersama dengan keluarga korban MV Nur Allya di KN SAR Pandudewanata, Jumat (4/10).

Dalam doa bersama, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Bambang mengatakan, sejak 27 September sampai 1 Oktober dengan didukung oleh tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL), Badan Litbang Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman membuka kembali operasi SAR.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Basarnaskapal hilangKapal TenggelamKNKTLaut Halmahera
Bagikan302Tweet132KirimKirim
Previous Post

Keluarga Korban MV Nur Allya Doa Bersama di Laut Halmahera

Next Post

TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster dari Batam ke Singapura

Postingan Terkait

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

16 Juni 2026
La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Next Post
TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster dari Batam ke Singapura

TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster dari Batam ke Singapura

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Paus Pembunuh Punya Nenek

Mantra Menyelam di Barrier Reef Piramida Botutonuo Gorontalo

Cabut Izin Impor Perindo

Cuaca Faktor Penting dalam Pelayaran

Penanganan Polusi Plastik Tidak Berkelanjutan

145 Paus Pilot Terdampar dan Mati di Selandia Baru

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.