Curah hujan monsun dan siklon tropis yang luar biasa menyebabkan banjir dahsyat di banyak negara, termasuk Pakistan, Sri Lanka, dan Vietnam. Kekeringan yang berkepanjangan melanda sebagian Asia Barat, termasuk Republik Islam Iran, begitu pula badai pasir dan debu yang parah.
Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo mengatakan Asia terdampak oleh kenaikan suhu, pemanasan air laut, kenaikan permukaan laut, dan penyusutan gletser. Curah hujan yang tinggi, banjir, dan kekeringan menimbulkan kerugian ekonomi dan manusia yang besar, sementara panas ekstrem, badai debu, dan banjir gletser menjadi bahaya utama.
”Laporan ini menyoroti pentingnya pengamatan, sistem peringatan dini, dan prakiraan berbasis dampak untuk beradaptasi dengan perubahan iklim kita,” kata Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo.
Laporan Kondisi Iklim di Asia 2025 ini diproduksi oleh WMO bekerja sama dengan Layanan Meteorologi dan Hidrologi Nasional, pusat data internasional, lembaga penelitian iklim terkemuka, dan mitra Perserikatan Bangsa-Bangsa.




