Babirusa Togean Mampu Berenang Dengan Kuat

Perairan Pulau Malenge, Kepulauan Togean, Teluk Tomini. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Hingga tahun 1987, hanya ada satu catatan hasil penelitian babirusa yang hidup di Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah. Lokasi penelitian ini berada di Pulau Pangempang, yang berada di Teluk Tomini.

Pulau Pangempang dipilih sebagai lokasi penelitian pada 1979 – 1980 karena survei di semua pulau-pulau, di situ diduga sebagai habitat babirusa.

Menurut Whitten, dkk (1987) dalam buku Ekologi Sulawesi, di lokasi itu terdapat satu kawanan yang terdiri atas seekor betina dewasa, 2 pejantan dewasa dan 2 anak babirusa.

Komposisi ini, menurut Whitten dkk (1987), dipertahankan selama 3 tahun.

Dengan komposisi itu, ada dugaan anak babirusa berenang ke Pulau Sulawesi atau mati. Babirusa juga dikatakan mampu berenang dengan kuat.

Ilustasi babirusa. FOTO: ABDUL HARIS MUSTARI (2020)

Dalam perkembangan, menurut peneliti dari Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan IPB Univeristy Dr Abdul Haris Mustari (2020), spesies babirusa togean (Togean Babirusa) telah teridentifikasi di Pulau Malenge, Talatakoh, Togean dan Batudaka.

Babirusa Togean dengan nama ilmiah Babyrousa togeanensis ini memiliki rambut pada tubuh pendek dan jarang dibanding Babyrousa babyrussa atau Babirusa Maluku.

Ekor Babirusa Togean berkembang dengan baik, gigi taring atas pada jantan biasanya pendek, ramping. Babirusa ini berukuran terbesar. Namun giginya kecil.

Exit mobile version