Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tapah Terbentuk di Laut Cina Selatan, Akan Menguat Sebelum Mendarat di Guangdong

redaksi
7 September 2025
Kategori : Berita
0
Badai Tapah Terbentuk di Laut Cina Selatan, Akan Menguat Sebelum Mendarat di Guangdong

Badai Tropis (tropical storm) Tapah di Laut Cina Selatan, pada Minggu (7/9) dini hari. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Gelombang laut diperkirakan akan tinggi dan rentan terhadap gelombang besar. Warga diimbau untuk menjauh dari pantai dan menghindari semua aktivitas air. Akibat gelombang badai, beberapa wilayah pesisir dataran rendah mungkin akan mengalami banjir pada Senin pagi.

HKO dan Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperkirakan sistem ini akan menguat menjadi badai tropis parah (Severe Tropical Storm).

Prakiraan lintasan Badai Tropis (tropical storm) Tapah yang akan menguat di Laut Cina Selatan. GAMBAR: HKO

Menurut JMA, pada Minggu dini hari, Tapah mengarah ke barat barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (7 knot). Tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal).

Tapah mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 220 km (120 NM), kata JMA.

 Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan selama enam jam terakhir, Tapah terletak 454 km di tenggara Hong Kong, dan telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata JTWC.

JTWC memperkirakan Tapah akan bergerak ke arah barat laut dan mencapai daratan di pesisir selatan Tiongkok dalam waktu sekitar 39 jam ke depan.

Setelah 39 jam, Tapah akan melemah dengan cepat di daratan. Disipasi diperkirakan akan terjadi dalam 3 hari.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Badan Meteorologi JepangGuangdongHong Kong ObservatoryJTWCLaut Cina SelatanTopan Tapah
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Berkembang di Laut Cina Selatan

Next Post

Topan Tapah Mendarat Hari Ini di Pesisir Guangdong

Postingan Terkait

BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

20 April 2026
Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Next Post
Topan Tapah Mendarat Hari Ini di Pesisir Guangdong

Topan Tapah Mendarat Hari Ini di Pesisir Guangdong

TERBARU

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Mengapa Gurita Menghilang di Perairan Uwedikan Kabupaten Banggai?

Distribusi Bantuan Pengungsi Gunung Ruang Melalui Gorontalo

Kepribadian Paus Pembunuh Mirip Manusia?

Mendekati Okinawa Badai Tropis Mawar Membawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Beberapa Bunga Karang Raksasa, Salvador Dali di Gorontalo, Hilang

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.