Dalam waktu sekitar 4 hari, Dujuan diperkirakan akan melintasi garis isoterm 26°C dan memasuki lingkungan yang semakin tidak mendukung, yang ditandai dengan wind shear (perubahan kecepatan/arah angin) yang tinggi (30–40 knot), udara kering, serta interaksi arus jet yang memicu adveksi termal lemah, kata JTWC.
JTWC memperkirakan Dujuan akan menguat secara sangat bertahap. Kondisi lingkungan diperkirakan akan tetap relatif stabil selama 60 jam ke depan, meskipun wind shear yang sedikit meningkat dapat menghambat penguatan yang signifikan atau bahkan menghentikan proses penguatan sama sekali.
Wind shear diperkirakan tidak akan berdampak besar terhadap intensitas, dan Dujuan masih diprediksi akan mencapai kekuatan topan. Faktor utama yang menghambat penguatan signifikan tetaplah struktur inti badai yang asimetris.



