Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Khanun bergerak perlahan ke timur, pada Minggu (6/8) pagi. Khanun berada di antara Pulau Tokunoshima dan Pulau Amami, Kepulauan Amami, Prefektur Kagoshima.
Trek lintasan Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), Zoom.earth/JTWC, dan Observatorium Hong Kong menunjukkan Khanun tetap berada di perairan di antara pulau-pulau kecil.
Trek lintasan JMA, badai Khanun berada di pesisir Pulau Tokunoshima, kemudian sedikit ke utara dan timur.
Pada Sabtu pukul 05.00 waktu setempat, menurut JMA, Khanun dengan kekuatan Siklon tropis yang berkembang ekstrem. Bergerak lambat ke timur.
Tekanan udara pusat 970 hPa (hektopaskal). Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebihdi timur 220 km (120 NM) dan barat 165 km (90 NM).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 390 km (210 NM) dan barat-laut 330 km (180 NM)
Pergerakan Khanun yang lambat dan mengarah ke timur diperkirakan hingga Senin (7/8) pagi.
Observatorium Hong Kong mengatakan pada Sabtu pukul 05.00 PAGI Badai Tropis Khanun yang parah berpusat sekitar 240 kilometer utara-timur laut Okinawa.
Diperkirakan bergerak ke timur perlahan melintasi Kepulauan Ryukyu, kata Observatorium.
Siklon Tropis Khanun akan bergerak melintasi Kepulauan Ryukyu hari ini, dan secara bertahap mendekati sekitar Kyushu dan perairan bagian barat Honshu, Jepang.
Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Khanun terletak 159 km utara-timur laut Pangkalan Udara Kadena, dan telah bergerak ke arah timur dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).
Khanun diperkirakan akan melanjutkan pelacakan umum ke arah timur, selama 36 jam ke depan di bawah pengaruh kemudi punggungan dekat khatulistiwa ke selatan, kata JTWC.
Dalam dua atau tiga hari ke depan, perkiraan JTWC, Khanun akan mencapai kekuatan topan sekali lagi saat mendekati pulau utama Jepang.
Saat sistem mendarat, dengan cepat melintasi pulau Kyushu, melewati kira-kira 130 km sebelah timur Sasebo dan ke Laut Jepang (Sea of Japan).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,8 meter (32 feet), kata JTWC.
