Kamis, Juni 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bahan Berbasis Rumput Laut Dapat Menjadi Pengganti Plastik

redaksi
11 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Produksi Rumput Laut Berkembang Baik dengan Mempertahankan Lamun, Mangrove dan Terumbu Karang

Budidaya rumput laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur. FOTO: YKAN

Darilaut – Polusi plastik bukan hanya persoalan lingkungan yang mencekik satwa liar dan dapat membahayakan kesehatan manusia.

Plastik berbasis bahan bakar fosil ini menggangu habitat di laut dan dapat meracuni rantai makanan.

World Ocean Assessment melaporkan lebih dari 4.000 spesies laut diketahui terpengaruh oleh plastik.

Bahan berbasis rumput laut (Seaweed) dapat memberikan solusi dan membantu mengurangi krisis polusi plastik.

Melansir UN News, rumput laut, yang sepenuhnya dapat dikomposkan, muncul sebagai pengganti plastik yang menjanjikan – terutama dalam bentuk kemasan. Kemasannya dapat terurai secara hayati dari rumput laut dan tumbuhan.

Rumput laut sangat menjanjikan karena merupakan sumber daya terbarukan yang tumbuh dengan cepat tanpa air tawar, pupuk, atau lahan pertanian.

Produksi rumput laut global telah meningkat tiga kali lipat selama dua dekade terakhir, sementara ekspor telah meningkat empat kali lipat hingga mencapai $3,9 miliar pada tahun 2022.

Seiring meningkatnya adopsi, skala ekonomi meningkat dan solusi berkelanjutan menjadi semakin kompetitif, kata Ben Taylor, perwakilan dari Notpla, sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris yang bekerja sama dengan UNCTAD (Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB.

Kesenjangan Regulasi

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: PBBPengganti PlastikPolusi PlastikRumput LautSeaweed
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

Next Post

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

Postingan Terkait

Gempa Sarangani di Mindanao Merusak 7.866 Rumah

Gempa Sarangani di Mindanao Merusak 7.866 Rumah

11 Juni 2026
Prodi Ilmu Kelautan UNG Terakreditasi Baik Hingga 2031

Prodi Ilmu Kelautan UNG Terakreditasi Baik Hingga 2031

11 Juni 2026

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Dampak Krisis Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dipindahkan ke Bali

Perempuan Pesisir Berau Olah Limbah Kepala Udang Menjadi Produk Makanan Bernilai Ekonomi

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Next Post
3 Tahun Darilaut.id

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

TERBARU

Gempa Sarangani di Mindanao Merusak 7.866 Rumah

Prodi Ilmu Kelautan UNG Terakreditasi Baik Hingga 2031

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

Bahan Berbasis Rumput Laut Dapat Menjadi Pengganti Plastik

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

AmsiNews

REKOMENDASI

Rusak Kemudi di Pulau Kera, Sabuk Nusantara 55 Berhasil Dievakuasi

Hingga Oktober Tercatat 14 Kasus Penyakit Zoonosis Cacar Monyet di Indonesia

Survei Tsunami Palu, Contoh Kerjasama Peneliti Luar Negeri dan Indonesia

Populasi Paus Pembunuh Palsu Menurun

Sejarah Perkembangan Eksplorasi Uranium di Indonesia dan Unsur Tanah Jarang

KPU RI Monitoring Coklit di Kabupaten Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.