Darilaut – Danau Penghalang Matai’an Creek di Kabupaten Hualien, Taiwan, meluap pada hari Selasa (23/9) yang dipicu hujan lebat yang dibawa Topan Super (Super Typhoon) Ragasa.
Luapan danau tersebut mengirimkan aliran air berlumpur ke pusat komersial kotapraja Kotapraja Guangfu.
Banjir melanda wilayah tersebut, menerjang rumah dan toko setelah danau penghalang meluap, menewaskan sedikitnya 14 orang dan menyebabkan 124 orang hilang.
Melansir Focustaiwan.tw air yang deras merendam lantai dasar banyak rumah dan toko, dan saat air surut, jalanan tertutup lumpur tebal, dan warga bergegas menyelamatkan apa yang mereka bisa.
Seorang pemilik toko buah bermarga Tsai, yang mengelola sebuah toko di dekat stasiun kereta Guangfu, mengatakan kepada CAN, mulai mengumpulkan barang-barangnya setelah mendengar siaran evakuasi polisi, tetapi air meluap dari saluran pembuangan dalam hitungan detik dan membanjiri tokonya.
“Mengerikan sekali. Air masuk sekaligus, menyapu rak buah dan skuter listrik. Kami tidak punya waktu untuk menyelamatkan apa pun,” katanya, seraya menambahkan bahwa keluarganya hanya sempat berlari ke atas untuk berlindung.
Seorang warga lain, bermarga Hsu, mengatakan belum pernah melihat banjir sebesar ini dan mengira rumahnya yang lebih tinggi akan aman.




