Warga di daerah tersebut berhamburan ke tempat yang lebih tinggi, berpegangan pada tiang listrik, dinding, dan atap rumah saat air banjir semakin tinggi.
Rekaman video yang diambil oleh warga menunjukkan seorang perempuan berpegangan pada tiang, dan yang lainnya bertengger di atap rumah-rumah yang terendam banjir.
Ada juga gambar kendaraan, termasuk beberapa truk militer, yang tersapu banjir di Jalan Raya Provinsi 9.
Menurut otoritas setempat, danau penghalang ini biasanya menampung sekitar 91 juta ton air. Luapan air pertama pada hari Selasa, yang diperkirakan terjadi pukul 11.00, terjadi kemudian, sementara gelombang kedua yang lebih besar terjadi sekitar pukul 16.30, yang memicu peringatan evakuasi tambahan untuk wilayah sekitarnya.
Para pejabat telah mengimbau warga untuk pindah ke lantai atas rumah mereka jika memungkinkan, sementara tim SAR memprioritaskan mereka yang terjebak di permukaan tanah.




