Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Banjir di Yapen dan Nabire, Longsor di Tasikmalaya

redaksi
15 September 2021
Kategori : Berita
0
Banjir di Yapen dan Nabire, Longsor di Tasikmalaya

Banjir di Papua. FOTO: BNPB

Darilaut – Banjir melanda Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Nabire, Provinsi Papua serta tanah longsor Tanah merusak puluhan rumah warga di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Wilayah Provinsi Papua memicu terjadinya banjir. Selain hujan, meluapnya Sungai Mantembu, Kali Dingin, Kali Wanggar dan Kali Yaro juga menjadi pemicu terjadinya peristiwa ini pada Rabu (14/9).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Yapen menginformasikan terdapat dua distrik yang terdampak yakni Kp Imandoa, Kp Manaini, Kp Rawa Gang 1, Kp Cina Tua di Kelurahan Serui Kota dan Kp Bawai di Kelurahan Tarau, Distrik Yapen Selatan dan Distrik Anotaurei. Selain banjir, peristiwa ini juga mengakibatkan 2 unit rumah longsor di Kp Imandoa.

Sedangkan untuk BPBD Kabupaten Nabire mencatat sebanyak 1050 kk yang berada di Distrik Yaro yakni Yaro 1 (Jaya Mukti) dan Yaro 2 (Makmur) terdampak atas peristiwa ini.

Menurut Pusdalops BPBD Kabupaten Nabire, Medy Tonapa, Yaro 1 (Jaya Mukti) sebanyak 250 kk terdampak, sedangkan Yaro 2 (Makmur) sebanyak 250 kk terdampak.

BPBD Nabire sudah mengerahkan perahu karet untuk melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak terkait penanganan bencana banjir.

Hasil pemantauan dilapangan, ketinggian muka air saat ini berkisar antara 40 – 200 sentimeter. Dengan kondisi ini, menyebabkan akses jembatan menuju Desa Parauto, Kabupaten Nabire terputus.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BanjirBNPBBPBDJawa BaratPapua
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Terbesar di Dunia, 1428 Lumba-lumba Dibantai di Kepulauan Faroe

Next Post

Kinerja Tol Laut Dinilai Semakin Meningkat

Postingan Terkait

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

8 November 2026
Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Next Post
Rute Tol Laut Meningkat 3 Kali Lipat

Kinerja Tol Laut Dinilai Semakin Meningkat

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Pabrik Es Balok dan Cold Storage Sudah Beroperasi di SKPT Sebatik

Menjaga Pesisir dan Laut Melalui Sekolah Pantai Indonesia

Bibit 93W di Samudra Pasifik Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Bibit Siklon Tropis 96W Bergerak di Utara Timur Laut Talaud

“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

Laut Maluku Memiliki Kondisi Geologi yang Rumit dan Intensitas Kegempaan Sangat Tinggi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.