Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

redaksi
16 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

Trek dan perkiraan lintasan siklon tropis Nesat dengan nama Filipina “Neneng”. GAMBAR PAGASA

Darilaut – Siklon tropis Nesat dengan nama Filipina “Neneng” makin intensif bergerak di utara Pulau Luzon. Sistem ini meningkat menjadi badai tropis parah (Severe Tropical Storm) saat berada di Selat Luzon, Filipina.

Menurut Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina, Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), “Neneng” mendarat di Pulau Calayan dan Cagayan Minggu (16/10) hari ini, pada pukul 03.50 pagi waktu setempat.

Dalam buletin PAGASA yang dikeluarkan Minggu pukul 05.00, di jalur perkiraan, Badai Tropis Parah Neneng akan terus bergerak ke barat atau barat laut di Selat Luzon.

“Badai diperkirakan akan keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Filipina (PAR) malam ini atau besok (Senin 17/10) dini hari,” tulis PAGASA.

Menurut PAGASA Neneng mencapai kategori badai tropis parah Minggu pukul 02.00. Intensifikasi lebih lanjut untuk menjadi topan kemungkinan dapat terjadi besok saat bergerak di atas bagian utara Laut Filipina Barat atau Laut Cina Selatan.

Hingga Minggu pagi badai tropis parah ini bergerak ke Barat Laut dengan kecepatan 20 km per jam. Angin berkelanjutan maksimum 95 km per jam di dekat pusat dengan hembusan angin hingga 115 km per jam.

Sistem ini membawa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FilipinaHong Kong ObservatoryJason NichollsJepangJTWCLuzonPAGASASiklon TropisTopan Nesat
Bagikan5Tweet1KirimKirim
Previous Post

Potensi Hujan, Awan Cumulonimbus dan Gelombang Tinggi Pekan Depan

Next Post

Badai Tropis Parah Menguat Menjadi Topan Nesat di Laut Cina Selatan

Postingan Terkait

BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

19 Juni 2026
NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

19 Juni 2026

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Next Post
“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

Badai Tropis Parah Menguat Menjadi Topan Nesat di Laut Cina Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

AmsiNews

REKOMENDASI

Telan Plastik, Hiu Paus Mati di Pantai Sabah

Kasal Sambut Kunjungan Kapal Angkatan Laut Australia

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Fenomena La Nina Berlanjut Januari – Februari 2026

Pembudidaya Rumput Laut di NTT Mayoritas Perempuan

Ribuan Keluarga Masih Mengungsi Pascabanjir Bandang Luwu Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.