Darilaut – Banjir melanda tiga kabupaten di Pulau Halmahera, Provinsi Muluku Utara. Banjir ini terjadi di Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Selatan dan Kabupaten Halmahera Barat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang melanda beberapa wilayah Indonesia. Salah satunya di Pulau Halmahera.
Di Kabupaten Halmahera Utara, intensitas hujan yang sangat tinggi pada hari Jumat (21/3) mengakibatkan banjir melanda dua desa, yaitu Desa Gaga Apok dan Desa Ngoali yang berada di Kecamatan Kao Barat.
Bencana ini menyebabkan 86 KK di Desa Gaga Apok dan 20 KK di Desa Ngoali terdampak. Tercatat untuk kerugian materiil 80 unit rumah terendam, lima rumah rusak ringan, satu fasilitas ibadah, satu fasilitas pendidikan dan satu fasilitas kesehatan terdampak.
BPBD Kabupaten Halmahera Utara lakukan koordinasi dengan semua instansi terkait dan lakukan asesmen serta imbauan kepada masyarakat.
Masih di Maluku Utara, hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama menyebabkan banjir melanda tiga desa yaitu Desa Taba Damai, Desa Toniku dan Desa Rioribati yang berada di Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat.
Tercatat sebanyak 131 jiwa dan 36 unit rumah terdampak akibat peristiwa banjir ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat telah lakukan upaya evakuasi warga terdampak dan asesemen serta koordinasi dengan lintas instansi terkait.
Banjir melanda 10 desa yang berada di empat kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Bacan, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kecamatan Mandioli Selatan dan Kecamatan Obi Selatan.
Sebanyak 450 KK dan 370 unit rumah terdampak serta 24 KK mengungsi ke tempat kerabat, BPBD Kabupaten Halmahera Selatan lakukan asesmen dan upaya pertolongan kepada warga terdampak.
Sulawesi Utara
Banjir juga melanda Kota Manado dan Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, pada Jumat (21/3).
Di Kota Manado, menurut BNPB, bencana ini berdampak pada empat kelurahan di empat kecamatan.
BNPB mencatat satu warga meninggal dunia dan 100 lainnya mengungsi ke tempat aman. BPBD setempat masih melakukan pendataan terhadap masyarakat terdampak dan pengungsi.
Kerugian material meliputi 70 unit rumah terdampak dan satu fasilitas pendidikan. Saat banjir terjadi, tinggi muka air mencapai 100 – 160 cm. Pada hari yang sama, Jumat (21/3), genangan mulai surut.
Di Kabupaten Bolaang Mongondow, banjir juga terjadi pada Jumat (21/3) dan terpantau mulai surut pada sore hari. Banjir melanda dua desa di dua kecamatan, dengan dampak pada 15 KK (35 jiwa).
