Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Banjir yang Terjadi Dalam 3 Hari di Indonesia

redaksi
20 Januari 2021
Kategori : Berita
0
Banjir yang Terjadi Dalam 3 Hari di Indonesia

Banjir di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (18/1). FOTO: BPBD Kabupaten Pekalongan/BNPB

BPBD Kabupaten Majalengka melaporkan sebanyak 40 rumah dan 4 hektar lahan persawahan terendam.

Sebanyak 21.199 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (17/1) pukul 20.30 WIB.

BPBD Kabupaten Cirebon mencatat tinggi mata air 50 sampai 120 sentimeter yang berdampak pada enam kecamatan. Antara lain Kecamatan Plered, Kecamatan Klangenan, Kecamatan Tengahtani, Kecamatan Suranenggala, Kecamatan Panguragan, dan Kecamatan Susukan.

Adapun tercatat 5.352 unit rumah warga terdampak sehingga sebanyak 114 orang harus mengungsi.
Kerugian material lain yang terdampak antara lain 18 unit masjid, 4 unit sekolah, dan 50 hektar lahan persawahan ikut terendam.

Di Kota Malang, Jawa Timur, hujan dengan intensitas tinggi disertai struktur tanah yang labil pada Senin (18/1), menyebabkan banjir di Kecamatan Klojen, Kecamatan Sukun, Kecamatan Lowokwaru, dan Kecamatan Kedungkandang.

BPBD Kota Malang melaporkan tinggi mata air antara 20 – 50 sentimeter. Satu orang dinyatakan hilang dan 2 kepala keluarga mengungsi ke kediaman kerabat.

Tercatat kerugian materil sebanyak 260 rumah terendam dan 2 unit sepeda motor hanyut.
Air limpasan Sungai Krueng Baro Garo menyebabkan banjir di Kabupaten Pidie, Aceh, Senin (18/1) Pukul 03.30 WIB dengan tinggi permukaan air mencapai 70 sentimeter.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BanjirBNPBJawa BaratJawa Tengah
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

40 Orang Korban Meninggal Dunia Longsor Sumedang Ditemukan Tim SAR

Next Post

KLHK Jelaskan Soal Banjir di Kalimantan Selatan

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

24 Oktober 2026

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Next Post
Banjir di Kalimantan Selatan, 112.709 Warga Mengungsi

KLHK Jelaskan Soal Banjir di Kalimantan Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Indeks Pembangunan Manusia Kota Gorontalo Meningkat, Kemiskinan Menurun

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang di Laut Filipina, 96W di Mikronesia

Speed Boat Tenggelam di Perairan Bunyu, Kalimantan Utara

KPU Gorut Gelar Rakor Persiapan Pemeriksaan Kesehatan Paslon

Kondisi Lamun Indonesia Beragam, Ini Metode Perhitungan Faktor Emisi Akibat Degradasi

Topan Kuat di Selatan Tokyo, Mengarah ke Barat Barat Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.