Untuk sementara, kegiatan pembelajaran dapat dilakukan di lokasi yang dinilai aman, seperti tenda darurat atau ruang terbuka di halaman sekolah, termasuk di bawah pepohonan yang aman dan tidak berisiko tumbang.
Pemerintah daerah bersama pihak sekolah diharapkan memastikan terlebih dahulu kondisi bangunan dan lingkungan sekolah sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak kembali memperoleh rutinitas belajar sekaligus memulihkan rasa aman dan nyaman setelah mengalami situasi darurat akibat gempa.
Dengan dukungan seluruh pihak, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan secara bertahap, aman, dan memberikan optimisme bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas.
Aktivitas pendidikan kami harapkan dapat terap berjalan meski dalam kondisi tanggap darurat sehingga nanti anak-anak tidak kehilangan momentum kesempatan untuk belajar, kata Nelwan.




