Senin, Oktober 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bencana Sumatera Ungkap Darurat Ekologis Nasional, WALHI Gorontalo Desak Pemerintah Hentikan “Investasi Bencana”

Novita J. Kiraman
4 Desember 2025
Kategori : Berita
0
Bencana Sumatera Ungkap Darurat Ekologis Nasional, WALHI Gorontalo Desak Pemerintah Hentikan “Investasi Bencana”

WALHI Gorontalo Desak Pemerintah Hentikan Investasi Bencana. FOTO: WALHI GORONTALO

Sumatera Barat juga mengalami dampak besar. Kajian CELIOS mencatat 193 korban meninggal, 117 hilang, dan kerugian ekonomi mencapai Rp2,01 triliun. WALHI menemukan bahwa DAS Aia Dingin, sebagai sumber air utama Kota Padang, telah kehilangan 780 hektare tutupan pohon sejak 2001, terutama karena ekspansi di bagian hulu.

Secara keseluruhan, laporan CNN Indonesia dan Kompas menunjukkan bahwa bencana ini berdampak pada 3,2 juta jiwa di tiga provinsi. Infrastruktur mengalami kerusakan masif: 3.500 rumah rusak berat, 277 jembatan hancur, dan 322 fasilitas pendidikan terdampak.

Dalam rentang 2016-2025, WALHI mencatat deforestasi sebesar 1,4 juta hektare di tiga provinsi tersebut. Penyebab utamanya adalah aktivitas 631 perusahaan ekstraktif, meliputi tambang, perkebunan sawit, industri kayu, geotermal hingga PLTA. Investigasi Ekuatorial turut mengungkap bahwa hilangnya hutan hulu menyebabkan hujan yang seharusnya menjadi berkah justru berubah menjadi ancaman bencana.

WALHI menilai pemerintah justru keliru dalam mengambil posisi. Alih-alih fokus pada pemulihan ekosistem hulu, pemerintah terus menyalahkan cuaca ekstrem sembari menawarkan solusi teknis seperti normalisasi sungai yang disebut WALHI sebagai langkah jangka pendek yang tak menyentuh akar masalah.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bencana SumateraDarurat EkologisWALHI Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

FMIPA UNG dan Balai Perhutanan Sosial KLHK RI Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Program Perhutanan Sosial

Next Post

Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

Postingan Terkait

1 Miliar Ton Makanan Terbuang Sia-sia

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

5 Oktober 2026
Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

5 Oktober 2026

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

Gempa M 6,1 yang Mengguncang Sumba Barat Daya Mekanisme Normal Fault

Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Next Post
Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

TERBARU

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

AmsiNews

REKOMENDASI

Nelayan Sumba Jadi Garda Depan Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Laut Sawu

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

Tiongkok Meluncurkan Satelit Untuk Pemantauan Bencana Alam

IOM: Perdagangan Orang di Kapal Ikan Dikenali Melalui Proses Perekrutan

Transplantasi Karang di Anambas

Benua Eropa Mengalami Pemanasan Tercepat dan Dampak Serius Cuaca Ekstrem

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.