Sabtu, April 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Beredar Video 3 Orang Berdiri di Punggung Paus di Perairan Raja Ampat

redaksi
20 Juni 2024
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Beredar Video 3 Orang Berdiri di Punggung Paus di Perairan Raja Ampat

Rekaman video tiga orang sedang berdiri di punggung paus saat melintas di perairan dekat Pulau Misool, Raja Ampat, Papua. GAMBAR: @juliano19/Tiktok

Darilaut – Seekor paus sedang berenang, menyusur dan melintasi perairan dekat Pulau Misool, Raja Ampat, Papua. 

Dalam rekaman video yang diunggah akun Tiktok @juliano19_, paus tersebut disebutkan sudah sering muncul di perairan tersebut. 

Individu paus yang belum diketahui jenisnya dan berukuran besar tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit 10 detik.

Tampak di punggung paus dua orang berdiri dan seorang sedang duduk. Kemudian, tiga orang tersebut bediri di punggung paus.

Menurut peneliti kelautan lebih khusus mamalia laut/paus orca, Verrianto Madjowa, tindakan duduk dan berdiri di atas punggung paus tidak benar.

”Meskipun paus ini jinak, tubuhnya bukan tempat bermain manusia. ini satwa liar, bukan mainan,” kata Verri, Kamis (20/6).

Rekaman video tiga orang sedang duduk dan berdiri di punggung paus saat melintas di perairan dekat Pulau Misool, Raja Ampat, Papua. GAMBAR: @juliano19/Tiktok

Verri mengatakan Raja Ampat yang disebut-sebut dalam video tersebut adalah contoh konservasi laut yang berhasil di Indonesia, akan tetapi yang dipertontonkan dan divideokan ini tidak benar. Tidak menunjukkan Raja Ampat sebagai kawan konservasi yang berhasil.

Menurut Verri, tindakan seperti ini menunjukkan upaya konservasi di Raja Ampat belum maksimal.

”Mendekati saja paus tersebut atau kontak fisik dan bersentuhan harus dihindari,” ujarnya.

Paus adalah mamalia laut yang dilindungi di Indonesia dan global, satwa liar ini tidak bisa diperlakukan seperti itu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Mamalia lautPapuaRaja AmpatVerrianto Madjowa
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

KPU Kabupaten Gorontalo Sosialisasi PSU di TPS 2 Desa Tuladenggi

Next Post

3 Orang Berdiri di Punggung Paus, Kepala BPSPL Makassar: Menunggangi Paus Bisa Kena Sanksi Pidana

Postingan Terkait

BMKG Prediksi ENSO dan Peluang El Nino Tahun 2026

ENSO Berada pada Fase Netral

11 April 2026
Hujan Masih Mendominasi Kondisi Cuaca Indonesia Hari Ini Hingga 19 Februari

Waspada Hujan Lebat di Masa Peralihan Musim

10 April 2026

Tanaman Sorgum Sebagai Sumber Gula Alternatif

Mahasiswa Prodi Psikologi UNG Finalis Kompetisi Internasional di Kuala Lumpur

Kemunculan AI Berpengaruh pada Pola Kerja di Ruang Redaksi

Mahasiswa UNG Tembus International Business Competition 2026 di Vietnam

Siklon Tropis Maila Akan Bergerak di Dekat Papua Nugini

Badai Tropis Sinlaku Terbentuk di Tenggara Guam

Next Post
Beredar Video 3 Orang Berdiri di Punggung Paus di Perairan Raja Ampat

3 Orang Berdiri di Punggung Paus, Kepala BPSPL Makassar: Menunggangi Paus Bisa Kena Sanksi Pidana

TERBARU

ENSO Berada pada Fase Netral

Waspada Hujan Lebat di Masa Peralihan Musim

Tanaman Sorgum Sebagai Sumber Gula Alternatif

Mahasiswa Prodi Psikologi UNG Finalis Kompetisi Internasional di Kuala Lumpur

Kemunculan AI Berpengaruh pada Pola Kerja di Ruang Redaksi

Mahasiswa UNG Tembus International Business Competition 2026 di Vietnam

AmsiNews

REKOMENDASI

November Prediksi Awal Musim Hujan, Intensitas El Nino Belum Menurun

89 Riset UNG Terima Dana Kemdiktisaintek, Naik 65 Persen Dibanding Tahun Lalu

Menlu Mengutuk Perlakuan yang Dialami ABK Indonesia di Kapal China

Mahasiswa UNG Kreasi Daun Nangka dan Kulit Nanas Menjadi Sampo Ramah Lingkungan

Cara Kuda Laut Melangsungkan Perkawinan (2)

Banjir Rob Terjadi di Kota Pangkal Pinang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.