Dampak tersebut berupa tinggi gelombang kategori Sedang (1,25 – 2,5 m) di Samudra Pasifik utara Papua barat daya hingga Papua, Laut Maluku.
Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4 m) di Samudra Pasifik utara Maluku, menurut BMKG.
Bibit Siklon Tropis 95W terbentuk pada tanggal 4 Maret 2026 pukul 13.00 WIB di luar wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.
Analisis TCWC hari ini, pusat sirkulasi berada di sekitar 7.1°LU 140.7°BT, di Samudra Pasifik utara Papua. Kecepatan angin maksimum yang terpantau saat ini 20 knot (37 km/jam) dengan tekanan udara minimum 1004 hPa.
Bibit Siklon Tropis 95W didukung oleh kondisi lingkungan seperti aktifnya gelombang Low Frequency, suhu muka laut yang hangat 28–30°C, kelembapan udara yang cukup basah pada setiap lapisan, serta vortisitas yang mendukung pertumbuhan sistem.
Namun vertical wind shear berada dalam kategori tinggi (25 knot), divergensi lapisan atas dan konvergensi lapisan bawah lemah.




