Darilaut – Bibit Siklon Tropis 96W saat ini berada di dekat Mikronesia, Samudra Pasifik bagian barat, pada Rabu (14/10).
Sistem ini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Bibit 96W mengemas kecepatan angin permukaan berkelanjutan maksimum berkisar antara 35–45 km/jam (18–23 knot).
JTWC mengatakan citra inframerah menunjukkan pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang tertutup oleh aktivitas konveksi yang meningkat pesat.
Data lintasan parsial ASCAT (MetOp-B) pada tanggal 13 pukul 10.46 UTC menunjukkan peningkatan kecepatan angin hingga 37 km per jam (20 knot) di sebelah barat laut pusat sirkulasi.
Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang mendukung perkembangan sistem, dengan adanya geseran angin timuran (easterly wind shear) yang rendah hingga sedang (15 hingga 20 knot), suhu permukaan laut yang hangat (29 hingga 30°C), serta aliran keluar (outflow) lapisan atas yang baik ke arah khatulistiwa dan ke arah timur.
Model deterministik global memperkirakan 96W akan berkembang dalam kurun waktu 36 hingga 48 jam ke depan, sementara model ansambel memprediksi perkembangan menjadi kekuatan siklon tropis terjadi jauh lebih cepat, yakni dalam 12 hingga 24 jam ke depan.



