Rabu, Juni 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

4 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Pasifik Barat

redaksi
5 Agustus 2024
Kategori : Berita
0
Bibit 90W dan 91W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Empat bibit siklon tropis saat ini sedang berkembang di Samudra Pasifik bagian barat, Senin (5/8).

Sistem yang berada di Laut Filipina dan dekat Jepang ini, dalam 24 jam ke depan, memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis.

Bibit 91W yang berlokasi di Laut Filipina, dengan kecepatan angin permukaan berkelanjutan maksimum sekitar 35–40 km per jam atau 18–22 knot. 

Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1002 hPa (hektopaskal), kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

91W mengarah ke arah barat daya. Beberapa angin kencang mungkin terjadi, terutama di sisi barat sirkulasi, dan adanya bibit 93W sekitar 74 km di utara 91W.

Sementara bibit 92W saat ini terletak di tenggara Honshu, Jepang. Angin permukaan berkelanjutan maksimum adalah sekitar 35 km per jam (20 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1010 hPa.

Bibit 93W saat ini terletak di dekat Kepulauan Daito. Sistem ini memiliki angin permukaan berkelanjutan maksimum sekitar 35 km per jam (20 knot). 

Menurut JTWC, 93W  dengan tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1003 hPa.

Kemudian, bibit 94W saat ini terletak di selatan Jepang. Angin permukaan berkelanjutan maksimum sekitar 35 km/jam (20 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1004 hPa.

Tags: Bibit Siklon TropisJepangLaut FilipinaSamudra Pasifik
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Mahasiswa KKN UNG dan UGM Sosialisasi Bahaya Pernikahan Usia Dini di Desa Banuroja

Next Post

Peneliti BRIN Identifikasi 4 Jenis Tuna Komersial Melalui Model Distribusi Spasial

Postingan Terkait

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

10 Juni 2026
Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

10 Juni 2026

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

Jurnalis Beritajatim.com Diduga Mengalami Intimidasi dan Penganiayaan

General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

Next Post
KKP Temukan Selisih Produksi Perikanan Tangkap Rp 35,3 Triliun

Peneliti BRIN Identifikasi 4 Jenis Tuna Komersial Melalui Model Distribusi Spasial

TERBARU

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

AmsiNews

REKOMENDASI

Sofyan Jakfar: Netralitas ASN Kunci Pilkada Bersih dan Demokratis

Rektor UNG: Menjaga Silaturahmi Ibadah Terbaik

10 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Mojokerto

Jejak Keluarga Tom Lembong di Gorontalo

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Mahasiswa KKN UNG Kembangkan Produk UMKM di Bone Bolango

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.