Analisis menunjukkan pergeseran angin yang rendah diimbangi oleh divergensi dan suhu permukaan laut yang hangat (28-29°C).
98S akan terus melacak perlahan ke barat dan secara bertahap berkonsolidasi dan lebih intensif selama 1 hingga 2 hari ke depan.
Kecepatan angin permukaan sekitar 50 – 55 km per jam atau 27-30 knot. Tekanan permukaan laut minimum mendekati 1008 hPa, tulis JTWC.
Menurut Deputi Bidang Meteorologi, Bibit Siklon Tropis 98S juga terpantau berada di Samudera Hindia sebelah barat daya Bengkulu yang menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot (low-level-jet) di sekitar Samudera Hindia sebelah barat daya Bengkulu, serta membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari pesisir Bengkulu hingga Banten.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah low-level-jet/ konvergensi tersebut.
Sumber: Zoom.earth/JTWC dan BMKG





Komentar tentang post