Pengurus Yayasan Makassar Skalia, Dede Sulaiman mengatakan, komitmen dan kepedulian BKIPM Makassar dalam menginisiasi kegiatan edukasi ini sangat dihargai. “Kami memfasilitasi melalui kapal Pinisi ini,” kata Dede.
Di atas kapal Pinisi, sebanyak 25 anak-anak SD dan SMP antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta memperoleh pengenalan keindahan bawah laut yang diberikan Marine Science Diving Club (MSDC) Universitas Hasanuddin.
BKIPM Makassar mengenai jenis-jenis ikan yang dilindungi. Yayasan Makassar Skalia memberikan edukasi menjaga laut dari sampah plastik.
Selain edukasi, juga dilakukan pembagian alat tulis sekolah sebagai rangkaian tali kasih dari pelaksanaaan kegiatan yang berlangsung dengan penuh ceria.
Sebagai bangsa maritim, laut merupakan kepentingan nasional yang harus dilindungi oleh negara. Melalui Nawacita, presiden Joko Widodo berupaya menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.
Lahirnya kesadaran baru ini diimplementasikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dipimpin oleh Menteri Susi Pudjiastuti melalui program tiga pilar utama pembangunan yaitu kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan. Pilar tersebut dipilih berdasarkan pemahaman utuh dan menyeluruh pada aspek makro, mikro, sumber daya dan anggaran yang ada.*





Komentar tentang post