Darilaut – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo masih melakukan pendataan wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Gorontalo Utara dan Bone Bolango.
Dua wilayah kabupaten di Provinsi Gorontalo dilanda bencana akibat cuaca ekstrem secara bersamaan pada Selasa (26/5).
Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh. Tahir Laendeng mengatakan lima desa di Kecamatan Biau Kabupaten Gorontalo Utara terdampak banjir. Sementara di Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango satu desa yang terdampak banjir dan longsor.
Lokasi terdampak bencana banjir di Kecamatan Biau, di Desa Bualo, Desa Didinga, Desa Biau, Desa Omuto, dan Desa Luhuto.
“Kabupaten Bone Bolango. lokasi terdampak Banjir dan Longsor di Desa Muara Bone Kecamatan Bone,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gorontalo Hifny Tegela mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan wilayah terdampak banjir dan longsor.
BPBD Provinsi Gorontalo telah menerjunkan tim sejak hujan mengguyur di dua wilayah tersebut.
Selain itu, BPBD Provinsi Gorontalo mengimbau kepada masyarakat Gorontalo, khususnya yang berada di daerah yang rawan bencana senantiasa meningkat kewaspadaan.
Salah satu korban di pesisir Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, pada Selasa (26/5) malam, terseret arus longsor hingga ke laut. Korban mengalami luka berat dan berhasil diselamatkan berkat aksi cepat dan kesigapan warga sekitar yang langsung melakukan pencarian di tengah situasi darurat.




