Di Provinsi Aceh, kebakaran lahan terjadi di Kabupaten Aceh Besar, tepatnya di Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, dan Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang. Total lahan terbakar diperkirakan mencapai 11 hektare. BPBD Kabupaten Aceh Besar mengerahkan empat unit armada pemadam dengan 20 personel untuk melakukan penanganan di kedua lokasi. Api di Lamtamot berhasil dipadamkan pukul 16.30 WIB, sedangkan api di Data Makmur padam pukul 23.35 WIB.
Di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara titik api terpantau pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 18.00 WIB di Bukit Sitalmak Talmak, Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai lima hektare. BPBD bersama tim gabungan, pemerintah desa, dan masyarakat melakukan pemadaman darat. Api dilaporkan telah padam pada Minggu (23/8).
Sementara itu, kebakaran dengan cakupan wilayah yang lebih luas terjadi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kekabakaran dilaporkan terjadi sejak 18 Juli hingga 23 Agustus 2026 di tujuh distrik, yakni Distrik Teluk Kimi, Nabire Kota, Nabire Barat, Wanggar, Nabire, Makimi, dan Yaur.
Kebakaran dipicu kondisi cuaca panas, angin kencang, serta banyaknya semak dan ilalang kering. Berdasarkan pendataan yang dihimpun oleh BPBD Kabupaten Nabire, sekitar 396,13 hektare lahan terbakar dan empat kepala keluarga terdampak.




