Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cekakak Belukar, Burung yang Menyukai Tepi Hutan Mangrove dan Lahan Basah

redaksi
10 November 2020
Kategori : Berita
0
Cekakak Belukar, Burung yang Menyukai Tepi Hutan Mangrove dan Lahan Basah

Cekakak belukar. FOTO: KSDAE-KLHK

Darilaut – Cekakak belukar sejenis dengan burung raja udang. Habitat burung ini mencakup areal yang luas, mulai dari tepi pantai, seperti kawasan hutan mangrove hingga lahan di ketinggian 900 meter dari permukaan laut (dpl).

Habitat burung dari suku Halcyonidae (Alcedinidae) dengan genus Halcyon ini di perkebunan kelapa sawit, pohon-pohon tepi jalan, persawahan, kebun, kolam, bendungan, kanal air, sungai kecil dan rawa nipah.

Melansir laman resmi Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Sumatera, seperti di Taman Nasional Batang Gadis, cekakak belukar sering terlihat sendirian dan suka mengunjungi daerah atau lahan terbuka di dekat air, menggantikan Cekakak sungai sebagai raja udang.

Spesies ini sangat lincah. Saat mencari mangsanya cukup ribut di lahan terbuka, sungai, kolam dan pantai. Mangsanya berupa serangga, yuyu, kodok, katak, ular dan anak burung.

Di dalam daftar Red List International Union for the Conservation of Nature (IUCN) status konservasi beresiko rendah atau Least Concern (LC).

Burung ini disebut juga Cekakak dada putih. Memiliki tubuh berukuran agak besar (27 cm).

Berwarna biru dan coklat di dagu dan tenggorokan, serta putih di dada. Kepala leher dan sisa tubuh bagian bawah coklat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BurungKLHKSumatera
Bagikan15Tweet9KirimKirim
Previous Post

Perairan Indonesia Tumpuan Sumber Pangan dan Farmasetika Laut

Next Post

Angin Kencang Melanda Maros

Postingan Terkait

Badai Tropis Jangmi Terbentuk di Laut Filipina, Dekat Yap

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

17 September 2026
Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

17 September 2026

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Next Post
Angin Kencang Melanda Maros

Angin Kencang Melanda Maros

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Syarat Mudik Naik Pesawat, Isi e-HAC

Tol Laut untuk Pulau-pulau Kecil dan Terpencil di Teluk Tomini

Ini Daerah Berpotensi Hujan Lebat Awal Januari 2024

Intensitas Siklon Tropis Sean Dekat Australia Barat Meningkat

Tren Naiknya Suhu di Indonesia dan Perubahan Iklim

Proses Penyelaman Tim Basarnas di Lokasi Pesawat Lion Air

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.