Cina Timur Bersiap Menghadapi Badai Tropis Pulasan

Prakiraan trek lintasan badai tropis Pulasan di Laut Cina Timur hingga mendarat di pantai Cina Timur, Kamis (19/8) hingga Jumat (20/9). GAMBAR: China Meteorological News/CMA

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Pulasan telah mendarat dan melewati Pulau Okinawa, Prefektur Okinawa, Jepang, Kamis (19/9) dini hari.

Pulasan saat ini bergerak di Laut Cina Timur dan mengarah ke barat laut dengan kecepatan 45 km per jam (23 knot). Cina Timur sedang bersiap menghadapi badai tropis Pulasan yang diperkirakan akan mendarat Kamis sore atau malam. 

Topan nomor 14 Jepang ini dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang.

Tekanan udara pada pusatnya 996 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang (JMA). 

Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih berada di timur laut 600 km (325 NM) dan barat daya 330 km (180 NM).

Pusat Observatorium Meteorologi Cina memperkirakan Pulasan bergerak ke barat laut dengan kecepatan sekitar 45 kilometer per jam.

Pulasan, menurut Observatorium, dalam buletin yang dikeluarkan Rabu (18/9), bergerak ke bagian timur Laut Cina Timur pada Rabu malam dan diperkirakan akan mendarat di sepanjang pantai dari Wenling hingga Zhoushan, Zhejiang, Kamis  sore atau malam dengan intensitas badai tropis atau badai tropis parah.

Sistem ini membawa angin kencang dan hujan lebat di sebagian Shanghai, Zhejiang bagian timur, dan timur laut Fujian.

Melansir Xinhua Kementerian Sumber Daya Air Cina pada Rabu mengeluarkan tanggap darurat Tingkat IV terhadap banjir, yang terendah di antara sistem empat tingkatnya, di provinsi: Shanghai, Jiangsu, Zhejiang, Henan dan Hainan.

Dipengaruhi oleh Topan Bebinca, Topan Pulasan dan depresi tropis di Laut Cina Selatan, diproyeksikan bahwa beberapa sungai berukuran sedang dan kecil di lima wilayah tersebut dengan ketinggian air melebihi ambang batas.

Pusat Meteorologi Nasional Cina mengeluarkan peringatan kuning untuk Topan Pulasan pada Rabu malam, memperingatkan bahwa angin kencang dan curah hujan lebat akan menghantam bagian timur negara itu dari Rabu malam hingga Kamis malam.

Topan Bebinca

Xinhua melaporkan Provinsi Henan di Cina Tengah telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat untuk Topan Bebinca, menurut biro manajemen darurat provinsi.

Provinsi ini telah menempatkan 150 tim penyelamat yang terdiri dari 4.859 personel, dilengkapi dengan lebih dari 1.600 peralatan penyelamatan khusus, termasuk buldoser, kendaraan komunikasi, dan truk drainase. Sebuah helikopter juga telah ditempatkan untuk membantu upaya respons cepat.

Bebinca, topan ke-13 tahun ini yang dihitung oleh otoritas meteorologi Cina, mendarat di Shanghai pada Senin (16/9) sekitar pukul 0730 pagi. Bebinca dianggap sebagai topan terkuat yang melanda Shanghai dalam 75 tahun.

Exit mobile version