Jumat, Agustus 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

redaksi
28 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. GAMBAR: European Union, Copernicus Atmosphere Monitoring Service Data

Darilaut – Kebakaran dahsyat melanda sebagian wilayah Indonesia akibat kondisi kering yang berkepanjangan.

Copernicus, komponen Pengamatan Bumi dalam program antariksa Uni Eropa bertujuan memantau lingkungan, menampilkan sebaran asap kebakaran di Sumatra bagian selatan dan Pulau Kalimantan.

Asap telah menyebar ke wilayah sekitarnya di Asia Tenggara, termasuk negara tetangga Malaysia dan Singapura. Penurunan kualitas udara menyebabkan penutupan sekolah.

Visualisasi didasarkan pada data Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) dan dibuat menggunakan aplikasi Fire Emissions Watch yang baru saja diluncurkan.

Melalui visualisasi ini memperlihatkan sebaran asap di wilayah Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya pada tanggal 25 Agustus 2026.

Area berwarna ungu lebih pekat menunjukkan lokasi dengan konsentrasi asap yang lebih tinggi di atmosfer.

Sebaran asap yang ditampilkan CAMS juga mencakup sejumlah wilayah di Papua.

CAMS menyediakan pemantauan dan prakiraan kualitas udara serta komposisi atmosfer—termasuk pergerakan asap akibat kebakaran—yang mendekati waktu nyata (near-real-time).

Data ini mendukung penyusunan imbauan kesehatan masyarakat, pengambilan keputusan terkait penutupan sekolah dan tempat kerja, serta penilaian paparan penduduk terhadap partikulat halus.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: CAMSCopernicusKebakaran HutanKebakaran Hutan dan LahanSebaran Asap
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Postingan Terkait

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

28 Agustus 2026
Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

28 Agustus 2026

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

Topan Saudel di Laut Cina Timur Mendekati Wenzhou di Pesisir Zhejiang

Mahasiswa UNG Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

TERBARU

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

Pengamatan Hilal 1 Syawal 1441 H di Observatorium Bosscha

Venezuela Alami Keruntuhan Ekonomi dan Guncangan Iklim, Jutaan Orang Butuh Bantuan Kemanusiaan Mendesak

Squalus clarkae, Spesies Hiu Baru

Sejarah Gempa Majene

Lulus UTBK-SNBT di UNG Calon Mahasiswa Daftar Ulang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.