Tercatat pula perubahan estimasi kedalaman dapur magma. Pada Old Krakatau, tekanan penyimpanan magma diperkirakan sekitar 14–72 MPa, setara dengan kedalaman sekitar 0,6–2,9 kilometer. Young Krakatau berada pada kisaran 26–84 MPa atau sekitar 1,1–3,4 kilometer.
Sementara itu, Anak Krakatau menunjukkan tekanan yang jauh lebih tinggi, yakni 185–665 MPa, yang diperkirakan berkaitan dengan kedalaman sekitar 7,4–26,6 kilometer.
”Setelah letusan besar 1883, Anak Krakatau lahir pada 1927 dan hingga kini menjadi bagian aktif dari sistem Krakatau,” kata peneliti Ahli Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aditya Pratama, dalam Geohazard Webinar 2026 #05, Senin (14/9).



