Selasa, September 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

redaksi
29 September 2026
Kategori : Berita
0
Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

Perubahan bentuk Gunung Anak Krakatau. Citra Copernicus Sentinel-2 seperti yang ada di gambar ini, diambil pada tanggal 8 Agustus (kiri) dan 20 September 2026 (kanan). GAMBAR: European Union, Copernicus Sentinel-2 imagery

Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Dini Nurfiani, Senin (21/9) mengatakan bahwa perjalanan Anak Krakatau menunjukkan bahwa memahami gunung api tidak cukup hanya dengan melihat satu kejadian erupsi. Perubahan sistem magma, material penyusun, bentuk tubuh gunung, gaya erupsi, hingga kondisi lingkungan saling berkaitan dan dapat berubah dari waktu ke waktu.

“Catatan erupsi Anak Krakatau memperlihatkan bahwa perilaku gunung api tidak selalu tetap, tetapi dapat berubah mengikuti perkembangan tubuh gunung, sistem magma, dan kondisi lingkungannya,” ujar Dini, seperti dikutip dari Brin.go.id.

Kondisi Gunung Anak Krakatau pada tahun 2021. GAMBAR: BRIN

Proses yang berlangsung sejak Anak Krakatau muncul dari laut, tumbuh hingga ratusan meter, mengalami keruntuhan besar pada 2018, kemudian kembali membangun kerucutnya hingga 2026 menjadi bagian penting untuk memahami evolusi gunung api tersebut.

Lahir 1927

Setelah letusan besar Gunung Krakatau tahun 1883, Anak Krakatau lahir pada 1927 dan hingga kini menjadi bagian aktif dari sistem Krakatau, dengan kedalaman penyimpanan magma lebih dari 7 km.

Sejarah geologi, sistem Krakatau diketahui telah mengalami sedikitnya dua caldera-forming eruption atau letusan pembentukan kaldera, yakni sekitar abad ke-5 atau 6 dan pada 1883 M.

Salah satu peristiwa terbesar terjadi pada 27 Agustus 1883 ketika letusan mencapai Daya Ledak Vulkanik 6 dan memicu tsunami yang menyebabkan lebih dari 36.000 korban jiwa di kawasan Selat Sunda.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: Aditya PratamaBadan GeologiBRINCopernicus EropaCopernicus Sentinel-2Dini NurfianiDr. Siti Sumilah Rita SusilawatiGunung Anak Krakatau
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Postingan Terkait

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

29 September 2026
El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

29 September 2026

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

Pengamatan Laut Global Diluncurkan Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81

Kementerian Ekraf Dorong Akselerasi Model Bisnis Media Digital Bersama AMSI

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW UNG Lantunkan Dzikir dan Doa

TERBARU

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Inilah Desa Wisata Hiu Paus Berbasis Masyarakat Pertama di Indonesia

10 Paus Terdampar di NTT, 4 Dalam Kondisi Mati

Kabupaten Berau Kembangkan Sistem Informasi Ketertelusuran Produksi Udang

Gempa Togean Tojo Una-Una, Ada Dugaan Pergerakan Sesar Lokal Selatan-Utara

Fakultas Kelautan UNG Sediakan Pendampingan untuk Calon Mahasiswa Peserta SNBT

Cerita Dugong di Sorong, Minta Dibayar Rp 10 Juta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.