Kamis, Agustus 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dampak Siklon Tropis Molave, Gelombang Tinggi 6 Meter di Laut Cina Selatan

redaksi
28 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Dampak Siklon Tropis Molave, Gelombang Tinggi 6 Meter di Laut Cina Selatan

TCWC Jakarta-BMKG

Darilaut – Siklon Tropis Molave hingga Rabu (28/10) masih terus bergerak dan dapat memberikan dampak pada gelombang laut dengan ketinggian 4 sampai 6 meter di Laut Cina Selatan.

Menurut Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), siklon tropis ini memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia, berupa hujan dan gelombang laut.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau dan Kalimantan Utara.

Adapun gelombang laut dengan ketinggian 1,25 – 2,5 meter dapat terjadi di perairan Selat Karimata bagian Selatan dan Laut Natuna Utara.

Gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter juga dapat terjadi di perairan Selat Malaka bagian Utara, Perairan Pulau Simeulue – Meulaboh dan Perairan Sabang – Banda Aceh.

Data TCWC-BMKG Minggu pukul 07.00 WIB, siklon Molave berada pada posisi : 14.5 LU dan 109.8 BT.
Posisi ini diperkirakan berjarak sekitar 1510 kilometer sebelah barat laut Tarakan, bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Arah gerak barat barat laut dengan kecepatan 17 knots (31 km/jam). Kecepatan Angin Maksimum: 80 knots (150 km/jam).

Prediksi 24 jam ke depan, pada Kamis (29/10) pukul 07:00 WIB, posisi berada pada koordinat 15.6 LU dan 104.7 BT atau sekitar 1970 km sebelah barat laut Tarakan. Arah gerak ke barat, dengan kecepatan 11 knots (20 km/jam).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BadaiSiklon TropisTCWC Jakarta-BMKG
Bagikan12Tweet1KirimKirim
Previous Post

Cegah Stunting Dengan Makan Ikan

Next Post

Libur Nasional, Tol Laut dan Logistik Berjalan Normal

Postingan Terkait

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

27 Agustus 2026
Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

27 Agustus 2026

Korban Tewas Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Bertambah Menjadi 160 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Next Post
Libur Nasional, Tol Laut dan Logistik Berjalan Normal

Libur Nasional, Tol Laut dan Logistik Berjalan Normal

Komentar tentang post

TERBARU

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Korban Tewas Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Bertambah Menjadi 160 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

AmsiNews

REKOMENDASI

Tanda Zona Bahaya Dipasang di Gunung Ibu

Perubahan Iklim dan El Nino Mempercepat Kepunahan Salju di Pegunungan Jayawijaya

Benar, Klaim Ganjar Soal Cegah Stunting

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Siklon Tropis Neville Bergerak ke Barat di Selatan Jawa, Samudra Hindia

50 Persen Jenis Bambu di Indonesia Tumbuhan Endemik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.