Pertama, selama tahun 2025 paus orca (Orcinus orca) atau killer whale yang biasanya membuat hiu paus menghindar tidak mendekati perairan Botubarani. Tidak ada laporan paus orca berada di perairan Botubarani Januari hingga 1 November 2025.
Kedua, terdapat empat rumpon yang ada di dalam zona interaksi hiu paus di perairan Botubarani.

Rumpon ini sangat berpengaruh dan sebagai penunjang kehadiran plankton, baik fitoplankton dan zooplankton serta ikan-ikan kecil sebagai makanan hiu paus.
Rumpon – alat bantu penangkapan ikan atau Fish Agregation Device (FAD)– berfungsi sebagai pemikat ikan. Plankton dan ikan-ikan kecil biasanya akan berkumpul di rumpon.
Hiu paus dengan nama lokal Gorontalo munggiyango hulalo (hiu bulan) yang muncul di perairan Botubarani bukan selalu individu yang sama.
Sejarah Kemunculan Hiu Paus
Hiu paus sudah lama menjadi bagian keseharian nelayan Gorontalo, lebih khusus lagi di Botubarani. Spesies ikan ini, dan mamalia laut (termasuk cetacea didalamnya) dilindungi oleh nelayan di pesisir selatan Gorontalo.
Sejak dulu hingga sekarang megafauna laut bukan menjadi ”musuh” nelayan Gorontalo. Perlindungan spesies tersebut turun-temurun pada keluarga nelayan, tanpa melalui peraturan atau kaidah tertulis.

Hiu paus sudah lama melintasi perairan Botubarani, Oluhuta, Olele di Bone Bolango dan Boalemo, hingga Taman Nasional Kepulauan Togean dan Parigi Moutung, Sulawesi Tengah.




