Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bayi Orca di Wellington Dipindahkan ke Kolam

redaksi
16 Juli 2021
Kategori : Berita, Orca
0
Pencarian Keluarga Orca di Wellington Melalui Laut dan Udara

Bayi orca terdampar di Selandia Baru, Minggu (11/7). Upaya pencarian untuk menyatukan kembali bayi orca tersebut dengan keluarganya masih berlangsung di utara Wellington. FOTO: GEORGIE MONIGATTI/STUFF.CO.NZ

Darilaut – Toa, bayi orca yang terdampar di Wellington telah dipindahkan ke kolam sementara, setelah cuaca memburuk di perairan setempat.

Kondisi cuaca dan gelombang laut terlalu berbahaya bagi Toa berada di kandang. Begitupula dengan keselamatan para sukarelawan yang terus berupaya menyelamatkan bayi orca ini untuk bisa menyatu kembali dengan polong atau pod (keluarganya).

Stuff.co.nz melaporkan Jumat (16/7) pagi, kolam yang memiliki kapasitas untuk menampung 32.000 liter air laut tersebut dibawa pada Kamis (15/7) sore.

Pendiri Orca Research Trust, Dr Ingrid Visser, mengatakan kolam itu dibeli, kemudian diangkut dan diisi dalam waktu tiga jam.

“Itu adalah yang terbesar yang bisa kami temukan di Wellington,” kata Visser, seperti dikutip dari Stuff.co.nz.

Keputusan untuk memindahkan bayi orca ini pada Kamis jam 5 sore. Pukul 20.00 waktu setempat Toa sudah berada di kolam yang dipenuhi air laut.

Toa (berarti pemberani) terdampar di pantai utara Wellington pada hari Minggu, dan telah dirawat sepanjang waktu dari para ahli dan sukarelawan. Kandang dibuat di antara dua dermaga di sebelah Plimmerton Boating Club, sementara pencarian pod masih terus berlangsung.

Visser mengatakan dalam kondisi baik, orca dapat mendengar panggilan dari jarak 12 kilometer, tetapi dalam kondisi saat ini lebih dekat ke 1 km.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bayi OrcaDr Ingrid Visserpaus orcaPaus PembunuhSelandia Baru
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Maklumat Pelayaran, Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi

Next Post

Ada 49 Spesies Lumba-lumba, di Indonesia 16 Jenis

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Himpunan Mahasiswa Kelautan Ajak Mengenal Paus Orca

Ada 49 Spesies Lumba-lumba, di Indonesia 16 Jenis

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG Ingatkan Nelayan Potensi Cuaca Ekstrem di Pesisir Selatan Jawa

Kandungan Emas Ditemukan di Bawah Laut Banten

Siklon Tropis Bakung Terletak di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Teluk Tomini Paceklik Tuna Sirip Kuning Ukuran 30 kg ke Atas

Deskripsi Kapal Ikan KM Mina Sejati

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.