
Selama satu milenium lebih, astronom dan pengamat di Bumi telah melihat dan mencermati komet yang muncul di langit malam tersebut.
Namun, belum ada perhitungkan berapa lama komet ini muncul kembali dan terlihat oleh pengamat di Bumi.
Astronom Inggris Edmond Halley (1656-1742) kemudian membuat perhitungan bahwa komet tersebut diyakini hanya satu kali melewati tata surya dalam kurun waktu yang lama.
Pada tahun 1705, Edmond Halley menggunakan teori gravitasi dan gerakan planet Isaac Newton untuk menghitung orbit beberapa komet.
Edmond Halley menemukan kesamaan dalam orbit komet terang berdasarkan catatan peristiwa dan laporan pada tahun 1531, 1607 dan 1682.
Edmond Halley kemudian menyarankan bahwa ketiganya sebenarnya adalah komet tunggal yang akan melakukan perjalanan kembali dan akan terlihat di Bumi.
Ketika itu, Edmond Halley memperhitungkan dan memprediksi kapan komet tersebut akan muncul. Prediksi Halley tepat.
Edmond Halley memprediksi kembalinya komet ini dan terlihat dari Bumi pada 1758-1759. Komet ini pun muncul dan terlihat dari Bumi 16 tahun setelah kematian Edmond Halley.
Komet “periodik” pertama yang diketahui dalam sejarah kemudian dinamakan “Halley”.
Di kalangan astronom, komet biasanya dinamai menurut penemunya. Ada pula nama yang diambil dari observatorium/ teleskop yang digunakan dalam penemuan tersebut.





Komentar tentang post