Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dinamika Laut Sulawesi, Massa Air Dari Samudra Pasifik ke Indonesia Mengalami Pembelokan dan Resirkulasi

redaksi
9 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Dinamika Laut Sulawesi, Massa Air Dari Samudra Pasifik ke Indonesia Mengalami Pembelokan dan Resirkulasi

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Dinamika laut dalam Indonesia mulai dari intrusi massa air hingga sistem sirkulasi seperti di Laut Sulawesi

Laut Sulawesi merupakan salah satu wilayah kunci dalam sistem sirkulasi laut global, khususnya dalam jalur Arus Lintas Indonesia (Arlindo).

Menurut Prof. Agus Saleh Atmadipoera dari IPB University, massa air dari Samudra Pasifik yang memasuki wilayah Indonesia melalui Laut Sulawesi tidak mengalir secara linier, melainkan mengalami pembelokan, percabangan, dan resirkulasi sebelum menuju Selat Makassar.

Kondisi ini menunjukkan kompleksitas sistem sirkulasi yang dipengaruhi oleh topografi dasar laut dan interaksi arus regional, kata Prof. Agus.

Keberadaan pusaran arus (eddy) di kawasan ini juga memicu proses upwelling dan downwelling yang berperan penting dalam distribusi nutrien dan produktivitas biologis laut.

Selain itu, variabilitas iklim global seperti fenomena El Niño–Southern Oscillation turut memengaruhi kekuatan dan distribusi Arlindo.

Dalam struktur vertikal, lapisan termoklin pada kedalaman 100 hingga 200 meter menjadi jalur utama aliran Arlindo, dengan proses pencampuran kompleks antara massa air dari Pasifik dan perairan Indonesia.

Prof. Agus menjelaskan bahwa keberadaan gelombang internal yang terbentuk akibat interaksi arus dengan topografi dasar laut, serta fenomena intrusi air dingin secara tiba-tiba (bolus) di sekitar Taman Nasional Bunaken yang berdampak pada ekosistem laut.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: ArlindoBRINDinamika LautLaut Dalamlaut sulawesiProf. A’an Johan WahyudiProf. Agus Saleh Atmadipoera
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Hagupit Terletak di Timur Laut Palau

Next Post

Mahasiswa UNG Juara di Pilmapres Wilayah XVI

Postingan Terkait

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

28 Juni 2026
Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

28 Juni 2026

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Next Post
Mahasiswa UNG Juara di Pilmapres Wilayah XVI

Mahasiswa UNG Juara di Pilmapres Wilayah XVI

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

Data BMKG Menunjukkan Adanya Lonjakan Konsentrasi Gas Rumah Kaca

Badai Goni dan Atsani Berpengaruh pada Gelombang Laut

Indonesia Serius Memastikan Kelestarian Hutan Mangrove

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

Peringatan Gelombang Tinggi Hari Ini dan Esok 9 Desember

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.