Studi ini juga menyoroti pergeseran peran para profesional di lapangan — guru taman kanak-kanak dan tenaga pengasuh — serta tantangan kebijakan yang muncul dalam upaya menyeimbangkan dua fungsi utama: mendidik dan mengasuh anak.
Tak berhenti di situ, artikel ini menghubungkan pengalaman Slovakia dengan lanskap kebijakan pendidikan anak usia dini yang lebih luas di kawasan Eropa Tengah dan Timur — menegaskan pentingnya sistem pendidikan yang terintegrasi, inklusif, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara holistik melalui sinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial.
Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, menyambut hangat capaian ini sebagai bukti konkret kontribusi akademisi UNG, dalam pengembangan ilmu pendidikan anak usia dini di tingkat global.
Keterlibatan peneliti UNG dalam publikasi internasional ini menjadi bukti, kontribusi akademisi UNG dalam pengembangan keilmuan pendidikan anak usia dini di tingkat global.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen UNG dalam mendorong budaya riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta kolaborasi akademik internasional, kata Eduart.
Prestasi akademisi Fakultas Ilmu Pendidikan diharapkan menjadi pemercik semangat bagi seluruh dosen dan mahasiswa UNG untuk terus berkarya, meneliti, dan menghasilkan publikasi ilmiah yang memberi dampak nyata — tidak hanya bagi dunia akademik Indonesia, tetapi juga bagi komunitas ilmiah internasional.




