Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia Mengakhiri Tugas di Tahun Terpanas

redaksi
26 Desember 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia Mengakhiri Tugas di Tahun Terpanas

Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Profesor Petteri Taalas. FOTO: WMO

Darilaut – Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Profesor Petteri Taalas mengakhiri tugasnya di tahun terpanas dan berhasil menyelesaikan mandatnya.

Prof. Taalas memimpin WMO untuk periode delapan tahun terpanas dalam sejarah. Suatu periode yang bertepatan dengan percepatan dampak perubahan iklim dan cuaca yang lebih ekstrem, yang menyoroti meningkatnya kebutuhan akan layanan cuaca dan iklim yang lebih baik dan peringatan dini.

Prof. Taalas menjadi Sekretaris Jenderal WMO pada tahun 2016, yang merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat pada saat itu, karena kombinasi perubahan iklim dan kondisi El Nino yang sangat kuat.

Akhir tahun ini, Prof. Taalas mengakhiri mandatnya dengan keyakinan bahwa 2023 akan memecahkan rekor suhu dan membuat sejarah iklim yang terus memanas.

“Keahlian dan layanan WMO dan komunitas ilmiah sangat diperlukan untuk mengatasi perubahan iklim, yang merupakan tantangan terbesar umat manusia,” kata Prof. Taalas, mengutip siaran pers WMO.

“Saya meninggalkan WMO dengan permintaan kepada para pemimpin dunia. Harap perhatikan bukti-bukti ilmiah dan dengarkan PBB yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara di seluruh dunia. Kami bangga dengan mandat kami tetapi kami membutuhkan dukungan Anda untuk berhasil,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Perubahan IklimProf Petteri TaalasSuhu PanasWorld Meteorological Organization
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Sebagian Benar, Klaim Mahfud MD tentang 1 Persen Orang Kuasai 75 Persen Lahan di Indonesia

Next Post

Produk Kampung Cumi Teluk Tomini Dipamerkan di Belanda

Postingan Terkait

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

14 Mei 2026
Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Next Post
Produk Kampung Cumi Teluk Tomini Dipamerkan di Belanda

Produk Kampung Cumi Teluk Tomini Dipamerkan di Belanda

TERBARU

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

AmsiNews

REKOMENDASI

KLHK Melepas 65 Ekor Burung di Kawasan Angke Kapuk

Enam Bulan Urus Izin Kapal, 2 Kali ke Jakarta, Belum Selesai

Fishdic Universitas Brawijaya Ekspedisi di Pulau Moyo, Sumbawa

Dua Bibit Siklon Tropis Terbentuk di Laut Solomon dan Dekat Vanuatu

Kemenhub – JICA Kembangkan Sistem Keselamatan Maritim

Indonesia Berada di Pusaran Perdagangan Satwa Liar Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.