Citra satelit memperlihatkan 94W sebagai area dengan pola perputaran angin yang luas, disertai aktivitas konveksi yang terbentuk di tepian selatan-tenggara.
Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang cukup mendukung untuk perkembangan sistem, dengan wind shear rendah (15 knot atau kurang) dan suhu permukaan laut hangat (29–30°C) yang kondusif bagi pertumbuhan lebih lanjut.
Namun, hal ini diimbangi oleh aliran keluar (outflow) yang terhambat akibat adanya tekanan rendah di lapisan atmosfer atas.



