Selasa, Agustus 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

redaksi
18 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Bibit 95W saat ini berada di sebelah barat laut Luzon, Filipina. Sistem ini memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Citra satelit menunjukkan 95W sebagai area lemah dengan konsolidasi yang minim atau bahkan tidak ada sama sekali.

Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang cukup mendukung untuk perkembangan sistem, dengan wind shear (perubahan kecepatan/arah angin terhadap ketinggian) yang rendah (15 knot atau kurang), aliran keluar (outflow) tingkat atas yang mengarah ke khatulistiwa, serta suhu permukaan laut yang hangat (29–30°C).

Model prakiraan menunjukkan perkembangan yang lambat seiring pergerakan gangguan cuaca ini ke arah barat laut dalam beberapa hari mendatang, kata JTWC.

Bibit 94W

Bibit 94W saat ini berada di Laut Filipina. Sistem ini memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan berkisar antara 45–50 km per jam (23–28 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan berada di sekitar 1003 hPa.

JTWC mengatakan saat ini sistem diklasifikasikan sebagai depresi monsun, yang umumnya dicirikan oleh sirkulasi siklonik berskala besar—dengan diameter lebih dari 1111 km—serta angin kencang yang meluas di tepian tenggara dan inti yang lemah dengan angin sepoi-sepoi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bibit Siklon TropisHKOJTWCLaut Cina SelatanLaut Filipina
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Postingan Terkait

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

18 Agustus 2026
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

18 Agustus 2026

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

Semangat Kemerdekaan, Rektor UNG: Terus Belajar, Ciptakan Inovasi dan Penelitian yang Bermanfaat

TERBARU

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

AmsiNews

REKOMENDASI

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

Upwelling, Arlindo dan Pergerakan Ikan Tuna di Indonesia

Buoy BPPT Mampu Deteksi Ada Tidaknya Tsunami Pascagempa

Pembangunan Bendungan Jadi Hambatan Migrasi Ikan Sidat

Siklon Tropis Nesat Menjadi Angin Topan yang Kuat

Ekspor Perikanan Indonesia ke Amerika Serikat Capai US$ 1,9 miliar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.