Keikutsertaan mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG dalam program tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar dan berinteraksi dalam lingkungan riset yang lebih luas. Tidak hanya dituntut untuk memahami substansi penelitian, peserta juga memperoleh pengalaman dalam mengomunikasikan gagasan, membangun jejaring akademik, dan melihat persoalan penelitian dari perspektif yang beragam.
Kegiatan ini didampingi oleh Zulkifli Tanipu, Ph.D dan Novi Rusnarty Usu, M.A, sebagai dosen pembimbing.
Zulkifli Tanipu mengatakan bahwa penghargaan yang diperoleh mahasiswa bukan sekadar capaian kompetitif, tetapi merupakan bagian dari proses pembelajaran yang penting dalam membangun kapasitas mahasiswa sebagai peneliti muda.
“Yang paling penting dari program ini bukan hanya penghargaan yang diperoleh, tetapi pengalaman mahasiswa menjalani proses riset dalam lingkungan internasional,” ujarnya.
“Mereka belajar menyusun gagasan, berkomunikasi tentang penelitian, menerima masukan, dan melihat penelitian dari perspektif yang lebih luas. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas proses tersebut.”
Menurut Zulkifli, pengalaman mengikuti program yang mempertemukan peneliti muda dari berbagai negara juga memberikan pelajaran penting bahwa penelitian berkembang melalui pertukaran gagasan dan pengalaman.




