Dalam konteks Asia Tenggara, Prof. Tangang menilai kerja sama ilmiah melalui proyek Coordinated Regional Climate Downscaling Experiment (CORDEX) Southeast Asia menjadi langkah penting. Proyek ini menghasilkan pemodelan iklim beresolusi tinggi yang membantu memahami potensi dampak di tingkat lokal.
Hasil riset CORDEX menunjukkan wilayah Indonesia bagian selatan berpotensi mengalami peningkatan kekeringan, sementara curah hujan ekstrem diperkirakan meningkat di daerah lain. Karena itu, ia menyerukan agar riset iklim tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi diterjemahkan ke dalam kebijakan publik yang melindungi masyarakat.
“Kolaborasi ilmiah lintas negara menjadi kunci agar hasil penelitian benar-benar berdampak. Kita harus bertindak sekarang, bukan nanti”. (Novita J. Kiraman)




