Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tsunami Palu yang Mengguncang Dunia, Terjadi 2 Menit Setelah Gempa

redaksi
1 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Tsunami Palu yang Mengguncang Dunia, Terjadi 2 Menit Setelah Gempa

Jembatan kuning di Kota Palu, Sulawesi Tengan, ambruk setelah gempa Magnitudo 7,4 disusul tsunami, Jumat 28 September 2018. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengatakan kejadian gempa bumi dan tsunami di Palu dua tahun lalu sangat mengguncang dunia. Peristiwa tersebut sebagai anomali, karena sama sekali di luar dugaan.

“Pertama karena mekanisme patahannya strike slip yang biasanya tidak membangkitkan tsunami, namun dalam hal ini gempabumi Palu mengakibatkan longsor bawah laut dan menimbulkan tsunami, yang kedua karena tsunaminya datang dengan sangat cepat 2 menit setelah gempa terjadi,” kata Dwikorita, Senin (28/9).

Bencana gempabumi dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala 2 tahun lalu tercatat sebagai salah satu bencana paling mematikan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.

Dwikorita mengatakan, target BMKG ke depan adalah bagaimana peringatan dini tsunami BMKG bisa disampaikan lebih cepat di menit ke 2-3, setelah gempabumi terjadi.

Hal ini disampaikan untuk memperingati 2 tahun peristiwa gempabumi dan tsunami Palu, yang digelar Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG.

Kegiatan ini dalam bentuk Litbang Webinar Series #2 dengan tema “Dua tahun gempabumi dan tsunami Palu: Tantangan dan peluang ke depan!”

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman baru dari pakar tentang kegiatan serta riset-riset terbaru terkait monitoring dan mitgasi gempabumi dan tsunami.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGgempabumiSulawesi TengahTsunami Palu
Bagikan11Tweet4KirimKirim
Previous Post

Negara di Samudera Hindia Bahas Sektor Perikanan yang Terpuruk Akibat Pandemi Covid-19

Next Post

Bangkai Paus 12,75 Meter Ditemukan Terdampar di Maluku Tenggara

Postingan Terkait

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

21 Juli 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

21 Juli 2026

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Next Post
Bangkai Paus 12,75 Meter Ditemukan Terdampar di Maluku Tenggara

Bangkai Paus 12,75 Meter Ditemukan Terdampar di Maluku Tenggara

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 93P Masih Berada di Selatan Timika Laut Arafura

Mengatasi Krisis yang Terus Meningkat di Lautan Dunia

Gempa M 5,5 Guncang Gorontalo

182 Hari Berturut di Tahun 2025 Hiu Paus Muncul di Perairan Botubarani, Gorontalo

Bermain Paddle Board, Warga Amerika Hilang di Bali

Bibit Siklon Tropis 93W Membentuk Daerah Konvergensi di Laut Sulawesi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.